Tren Hidup Sehat Tahun 2020
Tren hidup sehat tahun 2020 mengejar kualitas bukan kuantitas. (Foto: Pexels/Jonathan Borba)
TREN hidup sehat sudah berkembang satu dekade belakangan ini. Masyarakat semakin menyadari hidup sehat membangunnya dari lingkungan dan diri sendiri. Diet dan olahraga adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
Tentunya dengan perkembangan ini masyarakat juga mengatur keseimbangan dengan baik. Mulai dari sentuhan secara fisik maupun mengikuti perkembangan hidup sehat melalui online.
Baca Juga:
Masih Pakai Styrofoam untuk Makan? Awas Risiko Kesehatan di Baliknya
Menurut pelatih kebugaran yang berbasis di Austin, Francheska Martinez yang dilansir dari Instyle, masyarakat menyadari bahwa bukan kuantitas yang diperlukan namun kualitas yang paling penting. Meski sedikit hasilnya namun mendatangkan kesehatan.
1. Diet mediterania
Diet mediterania dianggap paling mudah dilakukan. Diet ini disarankan bagi pengidap diabetes. Diet mediterania berfokus mengurangi konsumsi daging merah, gula dan lemak jenuh. Kemudian memperbanyak konsumsi ikan dan minyak zaitun yang kaya omega 3.
2. DASH
DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension sangat disarankan bagi pengidap tekanan darah tinggi. Diet ramah bagi orang hipertensi ini memiliki prinsip yang sederhana saja. Orang hanya disarankan mengonsumsi sayur, buah, dan makanan yang memiliki kalori rendah. Kemudian mengurangi makanan yang memiliki kalori tinggi dan membatasi asupan garam. Studi menyebutkan bahwa diet ini bisa menurunkan tekanan darah tinggi hanya dalam waktu hitungan minggu.
3. Terapi
Jika dulu kita selalu terpaku pada latihan fisik, tren saat ini cenderung pada aktivitas yang lebih menenangkan dan menuju pada proses pemulihan. Seperti terapi flotasi, cryotherapy, dan recovery IVs semuanya akan jadi bagian dari gaya hidup yang dijalani banyak orang di tahun 2020.
Baca Juga:
4. Mengejar nutrisi
Tahun 2020 ini, menjadi sehat tidak harus menjadi vegan. Justru lebih memanfaatkan konsumsi makanan untuk mendapatkan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Bukan dosa bila makan daging karena memiliki nutrisi yang baik dan diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh.
5. Basis online
Tahun 2020, banyak perempuan yang merencanakan melakukan aktivitas fisik dengan basis online. Mereka bergabung pada layanan online berbasis langganan, untuk mendapatkan akses untuk memperoleh lima hingga tujuh latihan per minggu dibandingkan latihan di gym. (Bfm)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk