Merawat Ingat

Tragedi Gas Beracun Dieng, Inspirasi Lagu Wajib Bencana Warga +62

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 20 Februari 2022
Tragedi Gas Beracun Dieng, Inspirasi Lagu Wajib Bencana Warga +62

Gas beracun memang menjadi ancaman di kawasan Dieng. (Foto: Unsplash/Awan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP terjadi bencana alam di Indonesia, bisanya stasiun televisi memutar lagu Berita Kepada Kawan milik Ebiet G. Ade sebagai musik latarnya. Penggalan lirik, “Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa...atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita...coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang”.

Baca Juga:

Mau Healing? Coba Liburan ke Desa Wisata

Lagu ini ditulis sebagai tanda empati penyanyi balada itu terhadap bencana gas beracun di Dieng, Jawa Tengah pada 20 Februari 1979 dalam album Camellia II. Lagu ini mengajak semua orang untuk merefleksikan diri dari apa yang telah kita lakukan terhadap kehidupan di muka Bumi. Lagu ini dinobatkan sebagai “150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa” oleh majalah Rolling Stone Indonesia.

dieng
Dieng adalah salah satu destinsi wisata alam populer di Jawa Tengah. (Foto:Unsplash/Fina Aprelya Nur Fajri)

Bencana gas beracun di Dieng itu terjadi karena gempa bumi yang membuat retakan dan melepas gas beracun ke udara di kawasan Dieng. Bencana alam itu menewaskan sekitar 149 jiwa penduduk di desa Kepucukan, Dieng. Bencana alam yang dikenal dengan istilah Tragedi Sinila ini mengacu pada kawah Sinila yang mengeluarkan gas beracun akibat erupsi. Tak hanya kawah itu saja yang mengeluarkan racun, namun kawah Timbang yang ada di dekatnya juga mengeluarkan gas beracun Saat itu Presiden Suharto langsung menetapkan kejadian itu sebagai bencana alam. Gas yang keluar kabarnya adalah karbondioksida, sulfida atau metana dalam konsentrasi tinggi yang jelas membahayakan kehidupan di sekitarnya. Setelah peristiwa itu, warga desa di wilayah diikutkan pada program transmigrasi ke Sumatera Selatan. Pada bulan Maret 2013 kawah Timbang kembali mengeluarkan gas beracun.

Dataran tinggi Dieng adalah kompleks vulkanik yang terdiri dari dua atau lebih stratovolcanoes. Menurut penelitian ada pula 20 kawah kecil dan vulkanik purba. Menurut Wikipedia luas area ini 6 x 14 km. Kawasan Prahu yang menjadi destinasi wisata saat ini, merupakan wilayah stratovolaco yang dibagi oleh kaldera Pleistoscene dan diisi oleh gundukan-gundukan, kubah lava dan kawah yang suhunya mencapai 120 derajat celsius. Ada beberapa kawah yang kemudian berubah menjadi danau kecil. Namun tetap yang harus diwaspadai adalah kemungkinan gas beracun keluar dari dalam tanah. (pid)

Baca Juga:

Rekreasi di Hutan Bikin Kamu Kenal dengan Habitat Asli

#Merawat Ingat #Wisata #Travel
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Indonesia
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Program promo ini berlaku untuk mobil pribadi nonkomersial, jadi cocok sekali buat pengunjung yang ingin datang beramai-ramai dalam satu kendaraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Indonesia
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Indonesia
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Indonesia
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Ancol hadirkan promo paket hemat April-Mei 2026. Tiket Dufan mulai Rp170 ribu, lengkap dengan voucher makan. Cek harga Sea World hingga Atlantis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Bagikan