TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 02 Desember 2020
TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19

Proses pemakaman COVID-19 TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (2/10/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon menyisakan 30 liang lahat untuk jenazah COVID-19.

"Sekarang sisa 30 petak lahan makam nonmuslim di Pondok Ranggon," kata Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur Christian Tamora Hutagalung di Jakarta, Rabu (2/12).

Christian mengatakan, Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta sebelumnya telah membuka lahan baru sebanyak tiga blok untuk jenazah COVID-19 sejak Senin (28/9).

Baca Juga:

Masih Ada Lahan Tersisa di TPU Pondok Rangon dan Tegal Alur untuk Jenazah Terpapar COVID-19

Lahan baru seluas 4.000 meter persegi itu berada satu area dengan blok pemakaman yang sudah ada sebelumnya.

Lahan baru tersebut telah menampung hingga 1.000 jasad pasien COVID-19.

"Kita sudah habis (lahan). (Lahan makam jenazah) COVID-19 (untuk jenazah) muslim sudah enggak ada. Tinggal nonmuslim," katanya, seperti dikutip Antara.

Petugas pemakaman memasukan jenazah di lokasi pemakaman COVID-19 TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (2/10). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Petugas pemakaman memasukan jenazah di lokasi pemakaman COVID-19 TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (2/10). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Solusi bagi jenazah muslim yang diterapkan saat ini, kata Christian, adalah mekanisme "makam tumpang" atau beberapa jasad dikubur dalam satu liang lahat.

"Yang kita terima itu makam tumpang. Kalau makam tumpang, silakan. Kalau keluarganya ada yang mau makam tumpang," katanya.

Baca Juga:

Cerita Anies Dijemput Tim RSUD Pasar Minggu di Rumahnya Akibat COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan kasus COVID-19 di wilayah setempat meningkat selama dua pekan terakhir, meskipun tidak drastis.

"Penularan kasus di Jakarta mulai sedikit meningkat dalam dua pekan terakhir setelah melambat di pekan-pekan sebelumnya," tutur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Peningkatan tersebut bisa terlihat dari akumulasi kasus konfirmasi positif DKI Jakarta setiap dua pekan. Terjadi kenaikan sebesar 11,62 persen selama periode 7-11 November. (*)

Baca Juga:

Masyarakat Diminta Jangan Terkecoh Berita Simpang Siur Terkait COVID-19 Maupun Vaksin

#Pemakaman #Virus Corona #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Pemprov DKI mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Bagikan