TPA Bantar Gebang Sepi

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 04 November 2015
TPA Bantar Gebang Sepi

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Tangerang sebagai tempat pembuangan sampah akhir untuk Kota Tangerang. (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Penghadangan truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang menjadi sorotan akhir-akhir ini, membuat aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang sepi.

Pantauan merahputih.com, Rabu (4/11), kondisi Bantar Gebang kini bisa dikatakan sepi dari pemulung hanya terlihat puluhan orang masih beraktivitas seperti biasa.

Mereka tetap mencari sampah dan membereskan sejumlah tumpukan sampah yang sudah dipilih.

Ibu Sri, pemulung yang sudah puluhan tahun bekerja, mengaku kondisi saat ini lagi sepi. Pasalnya, tidak ada truk sampah yang masuk.

"Iya sepi, truk sampah tidak ada yang masuk, kalau pun ada cuma sedikit," ujarnya, Kepada merahputih.com, Rabu (4/11).

Wanita asal Semarang ini mengatakan kondisi saat ini sangat berbeda dengan sebelumnya.

"Biasanya bisa ribuan orang yang datang mulung disini, sejak truk sampah dilarang masuk, Bantar Gebang jadi sepi," ungkapnya.

Biasanya, Bantar Gebang beroperasi hingga 24 jam, lanjutnya. Namun sejak adanya penghadangan truk sampah kondisinya seperti yang terlihat.

"Ada yang mulung tapi sedikit, begitu juga malam hari tak jauh berbeda." Tuntasnya.

Sebelumnya dikabarkan, ribuan truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta dihadang oleh ormas, di Cileungsi, Bogor.

Akibatnya truk sampah tidak bisa melintas dan memilih kembali ke Jakarta bersama sampah yang menumpuk. (Fdi)

Baca Juga:

  1. Truk Baru Dinas Kebersihan DKI Jakarta Bakal Dipasangi GPS
  2. Ratusan Truk Tua Pengangkut Sampah Pemprov DKI Akan Diremajakan
  3. Truk Sampah DKI Dihadang, Supir Sudah 3 Hari Menganggur
  4. Takut Dihadang, Puluhan Truk Sampah Parkir di Setiabudi 
  5. Yusril Tuding Ahok Gagal Kelola Sampah

 

#Liputan Khusus #Truk Sampah #Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar G #Sampah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi tersebut juga dikembangkan dengan mengacu pada standar emisi Eropa sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Bagikan