Topi Napoleon Bonaparte Terjual seharga Rp 32 Miliar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 23 November 2023
Topi Napoleon Bonaparte Terjual seharga Rp 32 Miliar

Topi itu dijual bersama dengan memorabilia Napoleon lain yang dikumpulkan oleh seorang industrialis. (Foto: Wikimedia Commons)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH topi milik Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte yang diigunakannya ketika ia memerintah kekaisaran Perancis pada abad ke-19, telah terjual seharga EUR 1,9 juta atau sekitar Rp 32 miliar dalam sebuah lelang di Paris.

Sebelumnya topi bicorne dari bahan felt berwarna hitam ini ditaksir dengan harga sekitar EUR 600 - 800 ribu atau sekitar Rp 10,11 - Rp 13,49 miliar. Orang yang membeli topi itu belum membuka identitas dirinya.

Sejarawan mengatakan, topi itu merupakan bagian dari ciri khas penampilan Napoleon Bonaparte. Dia mengenakannya ke samping, membuat dirinya mudah dikenali dalam pertempuran.

Baca juga:

Arloji dan Perhiasan Roger Moore James Bond akan Dilelang

Napoleon Bonaparte memiliki sekitar 120 topi bicorne selama bertahun-tahun. (Foto: Wikimedia Commons)

Napoleon Bonaparte memiliki sekitar 120 topi bicorne selama bertahun-tahun. Namun diperkirakan hanya 20 yang tersisa, sebagian besar merupakan koleksi pribadi.

Topi itu dijual bersama dengan memorabilia Napoleon lain yang dikumpulkan oleh seorang industrialis yang meninggal tahun lalu. Namun para juru lelang mengatakan bagi para kolektor, topi itu adalah koleksi langka dan berharga yang sesungguhnya.

Napoleon mengenakan topinya dengan ujung yang sejajar dengan bahu, yang dikenal sebagai gaya en bataille. Sementara, sebagian besar perwiranya mengenakan topi yang tegak lurus dengan bahu.

Topi dua sudut dengan sulaman simpul pita tiga warna milik Napoleon Bonaparte berasal dari Koleksi Jean Louis Noisiez. Topi ini dipajang sebelum dilelang di rumah lelang Osenat, di Paris, Perancis pada 6 November 2023.

"Orang-orang mengenali topi ini di mana-mana. Ketika mereka melihatnya di medan perang, mereka tahu Napoleon ada di sana," ujar juru lelang Jean Pierre Osenat seperti diberitakan BBC, Minggu (19/11).

"Dan ketika sendirian, dia selalu memegangnya di kepalanya atau di tangannya, dan kadang-kadang dia melemparkannya ke tanah. Topi itu merupakan citranya – simbol dari kaisar," sambung Osenat.

Baca juga:

Range Rover Eks Ratu Elizabeth II akan Dilelang

Napoleon mengenakan topi dengan ujung sejajar dengan bahu, yang dikenal sebagai gaya en bataille. (Foto: Wikimedia Commons)

Para juru lelang mengatakan topi ini berasal dari kolektor terpercaya, dan tetap ada sepanjang abad ke-19 sebagai bagian dari milik keluarga kepala istana Napoleon.

Topi yang dilelang oleh rumah lelang Osenat di Fontainebleau memiliki simpul pita yang dipasang Napoleon pada topinya pada 1815, selama penyeberangan Mediterania dari pengasingannya di Elba ke Antibes, di mana ia memimpin kembalinya kekuasaan untuk sementara waktu.

Barang-barang lain yang dijual termasuk piring perak yang dijarah dari kereta Napoleon setelah kekalahannya pada 1815 di Waterloo dan sebuah kotak rias kayu miliknya, dengan pisau cukur, sikat gigi perak, gunting dan barang-barang lain. (aru)

Baca juga:

Lamborghini Miura Ringsek Eks 'The Wolf of Wall Street' akan Dilelang

#Pelelangan #Peninggalan Bersejarah #Prancis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Olahraga
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Toko resmi LOSC Lille dijarah saat kerusuhan di Prancis. Merchandise ludes, jersey curian dijual di media sosial, sebelum klub bikin keputusan penting.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Bagikan