Toleransi Ke KKB Sudah Cukup, Aparat Diminta Tindak Tegas
Pesawat Susi Air yang diduga dibakar KKB di Bandara Paro, Nduga, Papua Pegunungan. Foto: Twitter
MerahPutih.com - Tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang menyandera pilot dan membakar Pesawat Susi Air di Bandara Paro, Nduga, Papua Pegunungan, membuat pimpinan DPR RI berang.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengutuk keras tindakan KKB pimpinan Egianus Kogoya tersebut.
Baca Juga
Panglima TNI Pastikan Pilot Susi Air Tidak Disandera KKB Melainkan Melarikan Diri
"Memang Papua ini memprihatinkan, dan kita mengutuk keras cara-cara yang tidak berperikemanusian," kata Dasco di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/1).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini meminta tak ada lagi toleransi dengan KKB dan minta aparat dan pemerintah untuk ambil langkah tegas.
Baca Juga
Polda Papua Akui Proses Pencarian Pilot Susi Air Terkendala Jaringan Telekomunikasi
"Untuk itu saya pikir toleransi kita sudah cukup, kita harus ambil langkah tegas," tegas Dasco.
Lebih lanjut Dasco memastikan DPR mendukung penuh langkah pemerintah untuk menegakkan hukum di Papua.
"DPR RI mendukung penuh upaya-upaya pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum di Papua," pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Pembakaran Pesawat Susi Air Diklaim Tak Berkaitan dengan Lukas Enembe
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Dasco Janji Tidak Buru Buru Bahas Revisi UU Pilkada, Fokus ke UU Pemilu
Pilkada via DPRD Belum Dibahas, Dasco: Kita Fokus Tangani Bencana
Wakil Ketua DPR Dasco Dikabarkan Konsolidasikan Dukungan Pilkada Oleh DPRD
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Puan-Dasco Kompak Enggan Bahas soal Usulan Koalisi Permanen
Dasco Umumkan Prabowo Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi, Mensesneg: Usulan Datang dari DPR
Uji Kelayakan Rampung, DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Yudisial Periode 2025-2030
Prabowo Beri Hak Rehabilitasi bagi 2 Guru Luwu Utara, Mensesneg: Guru Harus Dilindungi, Bukan Dihukum
DPR Singgung Bahaya Edukasi Minim Tentang Konten Media Sosial