Tolak Kirim Bantuan Senjata, Jokowi Undang Putin dan Zelenskyy ke Bali

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 29 April 2022
Tolak Kirim Bantuan Senjata, Jokowi Undang Putin dan Zelenskyy ke Bali

Presiden Joko Widodo. (ANTARA/Twitter/@setkabgoid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perang antara Rusia dengan Ukraina terus berkecamuk. Korban jiwa pun terus berjatuhan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berkomunikasi dengan dua pemimpin negara itu. Yakni Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Jokowi mengungkapkan, ada permintaan bantuan persenjataan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Komunikasi dengan Zelensky tersebut dilakukan melalui telepon pada Rabu (27/4) pukul 15.00 WIB.

Namun demikian, Jokowi menolak permintaan tersebut.

Baca Juga:

Rusia Tuding AS Ingin Bagi Dua Wilayah Ukraina

Jokowi menegaskan penolakan pengiriman senjata sesuai dengan amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri Indonesia.

"Saya menegaskan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri, Indonesia melarang permintaan bantuan persenjataan pada negara lain," ujarnya, Jumat (29/4).

Jokowi memastikan akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada Ukraina.

Dia pun menyampaikan harapan perang Rusia dan Ukraina segera menemukan solusi damai.

"Saya sampaikan mengenai harapan agar perang dapat segera dihentikan dan solusi damai melalui perundingan dapat dikedepankan," ujarnya.

Baca Juga:

Aung San Suu Kyi Kembali Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Penjara

Jokowi juga mengundang Zelenskyy dan Putin ke KTT G20 pada November 2022. Jokowi mengedepankan tak ada perpecahan dalam KTT G20 nanti di Bali.

Jokowi menekankan pentingnya perang Ukraina dan Rusia segara diakhiri.

Ia juga menekankan solusi damai dapat terus dikedepankan serta Indonesia siap berkontribusi untuk upaya damai tersebut.

"Dalam kesempatan tersebut, Presiden Putin menyampaikan terima kasih atas undangan KTT G20 dan beliau menyatakan akan hadir," ujar Jokowi.

Gelaran pertemuan tingkat tinggi di Pulau Dewata nanti, kata Jokowi, Indonesia ingin menyatukan seluruh elemen. Kondisi stabil menjadi unsur utama pembangunan menurut Jokowi.

"Saya ingin menekankan bahwa Indonesia ingin menyatukan G20, jangan sampai ada perpecahan, perdamaian dan stabilitas adalah kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia," imbuhnya.

Berita komunikasi Jokowi dan Putin pertama kali dirilis langsung laman resmi Kremlin. Komunikasi ini juga berkaitan dengan kegiatan G20, yang akan berlangsung di Jakarta. (Knu)

Baca Juga:

Putin Setujui PBB dan Palang Merah Evakuasi Warga Sipil dari Mariupol

#Breaking #Presiden Jokowi #Rusia #Ukraina #Konflik Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Bagikan