Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tolak Kenaikan Harga BBM, Driver Ojol Datangi Kantor PKS

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 08 September 2022
Tolak Kenaikan Harga BBM, Driver Ojol Datangi Kantor PKS

Presiden PKS Ahmad Syaikhu. (Dok Humas PKS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Daring mendatangi kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (8/9).

Kedatangan pengemudi ojol disambut langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang langsung melakukan diskusi interaktif dengan para pengemudi ojol.

Mereka membahas mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Baca Juga:

Ribuan Mahasiswa Demo di Solo, Desak Jokowi Batalkan Penaikan Harga BBM

"Kenaikan harga BBM tentu tentu memberatkan bagi para driver ojol apalagi sebagian besar teman-teman ojol memakai Pertalite, yang memakai bensin bersubsidi juga mengalami kenaikan," ucap Syaikhu dalam keterangan pers.

Syaikhu mengatakan, dari hasil diskusi dengan para pengemudi ojek online, sepakat mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan kembali kenaikan harga BBM. Ini karena dampaknya sangat terasa di tengah-tengah masyarakat.

"Kami meminta pemerintah mempertimbangkan kembali keputusan untuk menaikkan harga BBM," kata dia.

Selain itu, Syaikhu juga ingin mendengar keluh kesah yang dialami para pengemudi ojek online yang terkena dampak langsung terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Saya ingin mendengar secara langsung dari teman-teman apa yang menjadi persoalan di sekitar ojol ini," tutur Syaikhu.

Baca Juga:

Gerindra Sebut Petani Menjerit Kena Imbas Kenaikan BBM

Sementara itu dalam diskusi yang berlangsung, para pengemudi ojol menyampaikan keluh kesahnya.

Mule (32), salah satu driver mengaku dengan kenaikan BBM sangat terasa baginya.

"Dulu kami bisa mengisi bensin Rp 40 - Rp 50 ribu Pertalite dengan pemasukan Rp 200 ribu maksimal, itu sebelum BBM naik. Nah sekarang, sekali isi Rp 35 ribu saja tidak cukup dengan pendapatan Rp 100 ribu," keluhnya.

Para ojol juga berharap ada harga khusus bagi pengendara ojek online dalam membeli BBM bersubsidi.

"Kami mohon diperjuangkan untuk ojol ada harga khusus agar dapat harga khusus. Jadi tak harus Rp 10 ribu," ucap Sahrul (40) pengemudi ojek online asal Jakarta Timur.

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi dalam konferensi pers menjelaskan pemerintah sejatinya ingin harga BBM tidak naik.

Tapi anggaran subsidi energi yang terus melonjak membuat pemerintah tak sanggup lagi membendung kenaikan harga minyak dunia.

Anggaran subsidi energi dalam APBN tahun ini tercatat sudah naik tiga kali lipat.

Ditambah lagi mengalirnya subsidi kepada masyarakat yang tidak tepat sasaran membuat pemerintah mengambil keputusan tak lagi menambah subsidi dan memilih menyalurkannya dalam bentuk bantuan sosial. (Knu)

Baca Juga:

Pemprov DKI Tengah Menggodok Formula Bansos Dampak dari Naiknya Harga BBM

#Ojek Online #BBM #Harga BBM #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Sebuah konten berisi narasi kelangkaan BBM terjadi karena banyak sopir truk tangki yang belum dibayar. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Anggota Komisi XII DPR RI Elpisina meminta PT Pertamina mengungkap secara terbuka penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Indonesia
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Modus tersebut dilakukan dengan menjaga setiap transaksi tetap di bawah batas harian 200 liter guna mengecoh deteksi otomatis.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Indonesia
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Kelangkaan BBM melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara, membuat antrean panjang terjadi di SPBU. DPR meminta Pertamina segera memperbaiki distribusi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Indonesia
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
786 personel Polda Sumut diturunkan untuk mengawal distribusi BBM di 325 SPBU selama 24 jam.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
Indonesia
Pertamina Tambah 10 Mobil Tangki Buat Normalkan Pasokan BBM di Sumatera Utara
Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir di Medan naik sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Pertamina Tambah 10 Mobil Tangki Buat Normalkan Pasokan BBM di Sumatera Utara
Indonesia
Pertamina Klaim Pasokan BBM ke SPBU di Sumut Berangsur Normal
Di samping upaya percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga juga memperketat pengawasan di seluruh rantai penyaluran BBM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Pertamina Klaim Pasokan BBM ke SPBU di Sumut Berangsur Normal
Indonesia
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Pengamanan itu dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, dan Batalyon C Pelopor sebagai langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan pengisian BBM berjalan lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Bagikan