Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tol Semarang-Demak Diklaim Bakal Atasi Banjir Rob di Jawa Tengah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Maret 2024
Tol Semarang-Demak Diklaim Bakal Atasi Banjir Rob di Jawa Tengah

Foto aerial Jalan Tol Semarang-Demak. ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir rob sering melanda wilayah pesisir utara Jawa, termasuk wilayah Semarang, Jawa Tengah. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan/Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL) mencatat berbagai aktivitas pembangunan dan pemanfaatan lahan di wilayah pantai utara Jawa menyebabkan sedimen non-konsilidasi (unconsolidated) mengalami pemadatan.

Di mana, pada kawasan tertentu, terutama pemukiman, penurunan tersebut terjadi lebih cepat karena ada beban bangunan di atas muka tanah.

Baca juga:

Dalam 5 Hari Banjir Rob Berpotensi Landa Jakarta


Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo mengatakan Jalan Tol Semarang-Demak tidak hanya meningkatkan konektivitas di wilayah pantai utara Jawa, tetapi juga membantu mengatasi banjir rob.


"Jalan Tol Semarang-Demak ini tidak hanya berfungsi meningkatkan konektivitas, tetapi juga menjadi solusi sementara banjir rob yang melanda wilayah tersebut. Selain itu, jalan tol ini memiliki keunikan lantaran menggunakan matras bambu untuk meningkatkan daya dukung tanah,” kata Wahyu Utomo di Jakarta, Kamis (8/3).

Ia menegaskan, penggunakan matras bambu ada konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak merupakan hasil karya salah satu unit usaha yang dimiliki oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), PT LAPI ITB. Selain dilengkapi 13 lapis matras bambu, jalan tol tersebut juga dilengkapi dengan tanggul laut dan kolam retensi untuk membantu mengurangi dampak banjir rob.

Infrastruktur ini dibangun dengan nilai investasi Rp 5,44 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Jalan tol ini terbagi menjadi 2 seksi, yaitu seksi 1 sepanjang 10,39 kilometer (km) dan seksi 2 sepanjang 16,31 km.

Data menunjukan, setidaknya 1.346 ha kawasan pesisir Kota Semarang merupakan daerah banjir rob sepanjang tahun. Areal tersebut hampir 95 persen merupakan kawasan permukiman padat.

Baca juga:

Banyak Buaya dan Ular, Anak-Anak Pangkalpinang Dilarang Main Banjir Rob

#Banjir Rob #Pembangunan Jalan Tol #Kota Semarang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Indonesia
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 16 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
Indonesia
Dipicu Fenomena Super New Moon, Waspada Potensi Rob di Pesisir Bali 12-20 Juni
Rob berpotensi terjadi di wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Jembrana, Pesisir Selatan Kabupaten Tabanan, Pesisir Kabupaten Badung, Pesisir Kota Denpasar, Pesisir Kabupaten Gianyar dan Pesisir Selatan Kabupaten Klungkung.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Juni 2026
Dipicu Fenomena Super New Moon, Waspada Potensi Rob di Pesisir Bali 12-20 Juni
Indonesia
DPR Tuntut Evaluasi Total Skema Kenaikan Tarif Jalan Tol Berkala Setiap Dua Tahun
Sayangnya, regulasi teknis pembagian keuntungan tersebut belum memiliki aturan turunan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
DPR Tuntut Evaluasi Total Skema Kenaikan Tarif Jalan Tol Berkala Setiap Dua Tahun
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Waspada Banjir Rob Jakarta Mei 2026, Pemprov DKI Siagakan 171 Pompa di Kawasan Pesisir
Dinas SDA DKI Jakarta saat ini terus memantau laju penurunan tanah melalui stasiun pemantauan khusus di beberapa titik pesisir
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Waspada Banjir Rob Jakarta Mei 2026, Pemprov DKI Siagakan 171 Pompa di Kawasan Pesisir
Indonesia
Banjir Rob Intai Jakarta Hingga Akhir Mei, Potensi Tinggi Pasang Hampir 1 Meter!
Kawasan pesisir utara Jakarta diprediksi akan mengalami banjir rob akibat gelombang pasang laut pada periode 14–22 Mei dan 28–31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Banjir Rob Intai Jakarta Hingga Akhir Mei, Potensi Tinggi Pasang Hampir 1 Meter!
Indonesia
Jakarta Utara Terancam 'Tenggelam' Sementara, BPBD Peringatkan Banjir Rob 1-8 Mei 2026
Data teknis menunjukkan bahwa puncak pasang maksimum kemungkinan besar terjadi antara pukul 20.00 hingga 01.00 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Utara Terancam 'Tenggelam' Sementara, BPBD Peringatkan Banjir Rob 1-8 Mei 2026
Indonesia
Ratusan Kios Belakang Pasar Johar Semarang Habis Terbakar, Api Berawal dari Blok F
Api pertama kali muncul dari Blok F sekitar pukul 23.00 WIB dan dengan cepat menjalar ke kios pedagang pakaian, hasil bumi, hingga toko emas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Ratusan Kios Belakang Pasar Johar Semarang Habis Terbakar, Api Berawal dari Blok F
Bagikan