Banjir Rob di Kepulauan Seribu, Ratusan Petugas dan 50 Pompa Dikerahkan untuk Mitigasi
Arsip Foto - Banjir pesisir atau banjir rob merendam pemukiman warga di Kelurahan Pulau Pari, Senin (23/6/2025) malam. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu/am.
MERAHPUTIH.COM - SEBANYAK 166 pasukan biru, 20 kendaraan operasional hingga 50 pompa portabel disiapkan pada sejumlah titik rawan di Pulau Seribu demi mitigasi banjir rob. Selain itu, Pulau Untung Jawa, Pulau Harapan, dan Pulau Pari beberapa hari ini juga mengalami gelombang pasang air laut atau banjir rob.
"Sejak kemarin kami telah mengerahkan personel satgas dan pompa apung atau alkon untuk mempercepat surutnya air. Selain itu, pembersihan saluran agar aliran air menuju laut tidak terhambat," kata Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab, Jumat (6/12).
Mustajab menjelaskan ketinggian rob di setiap wilayah bervariasi mulai sekitar 20 hingga 25 sentimeter. Guna menangani fenomena ini, pihaknya juga terus melakukan penguatan infrastruktur atau pembuatan tanggul di tiap wilayahnya. "Kami terus memastikan seluruh tanggul hingga pengendalian air berfungsi dengan baik sehingga masyarakat dapat lebih terlindungi saat terjadi pasang tinggi," ucapnya.
Baca juga:
Banjir Rob Meluas, 18 RT di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Terendam
Ia juga mengimbau warga untuk selalu waspada, mengikuti informasi perkiraan cuaca, dan segera melapor jika menemukan titik yang berpotensi menimbulkan genangan.
Menurut Mustajab, fenomena rob ini akan kembali terjadi saat memasuk libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Oleh karena itu, pihaknya terus menyiagakan petugas dan langkah mitigasi di setiap pulau terutama di kawasan wisata yang diprediksi ramai.
"Upaya mitigasi yang telah kami lakukan diharapkan dapat meminimalkan dampak banjir rob, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu," ungkapnya.(Asp)
Baca juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Hujan Deras, Layanan Bus Transjakarta Alami Keterlambatan
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026