TNI Susun Kriteria Pemilihan Prajurit Dikirim ke Gaza, Beberapa Opsi Disiapkan Buat Perdamaian

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
TNI Susun Kriteria Pemilihan Prajurit Dikirim ke Gaza, Beberapa Opsi Disiapkan Buat Perdamaian

Arsip - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito saat memberikan selamat kepada prajurit yang akan bergabung dalam misi PBB di Kongo. (ANTARA/HO/Pendam XVII Cenderawasih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengklai tengah bersiap untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke wilayah konflik di Gaza, Palestina.

Satuan yang bakal dikirim bakal diambil dari pasukan yang pernah bertugas di wilayah konflik.

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mencontohkan keterlibatan TNI dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sejak 2008. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi modal utama dalam mempersiapkan pasukan yang akan dikirim ke Gaza.

“Satuan-satuan yang akan dikirim adalah mereka yang sudah memiliki pengalaman penugasan. Bukan satuan yang belum pernah bertugas di wilayah konflik,” kata Tandyo usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR, di kompleks DPR, Jakarta, pada Selasa (10/2).

Jenderal bintang empat ini menjelaskan memiliki pemahaman medan serta kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Meski wilayah penugasan berbeda, pengalaman di Lebanon dinilai relevan untuk menghadapi dinamika konflik di Gaza.

“Orang-orang inilah yang nanti akan kita kirimkan,” jelasnya.

Ia pun menyebut, sampai sini pemerintah masih melakukan perundingan terkait mekanisme dan jumlah pasukan yang akan diterjunkan ke wilayah konflik tersebut.

“TNI siap ya, berapa pun yang dibutuhkan, karena sekarang masih dalam proses perundingan,” kata Tandyo.

Keputusan terkait jumlah personel TNI yang akan dikirim diperkirakan akan ditetapkan pada pekan terakhir Februari 2026. Keputusan tersebut nantinya akan ditandatangani langsung oleh Presiden.

Selain itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah opsi terkait bentuk partisipasi Indonesia dalam menjaga perdamaian di Gaza. Namun, kepastian pelaksanaan misi tersebut masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Sampai sekarang ada beberapa opsi untuk berpartisipasi aktif terhadap perdamaian di Gaza. Secara pastinya menunggu keputusan dari Presiden,” pungkasnya. (Pon)

#TNI #Dewan Perdamaian #Dewan Perdamaian Gaza #Gaza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Bagikan