TNI Kerahkan 30 Bus Antar Pendemo Aksi Damai
TNI Kerahkan Bus-bus untuk antar peserta Demo Damai 4 November pulang. (Foto Dok./Puspen TNI)
TNI memang paten, semalam saya bingung musti pulang pake apa karena waktu saya balik ke Istiqlal, bus yang membawa saya dari Purwakarta sudah gak ada, saya tidak ingin meminta-minta, saya harus tetap santun sebagai orang muslim, Alhamdulillah... Allah SWT menurunkan bantuannya melalui Bapak-Bapak Tentara yang menyiapkan bus untuk mengangkut saya dan teman-teman, Pak TNI memang paling jempol...Makasih Pak Tentara.
Demikian ungkapan kegembiraan salah satu pendemo yang terlibat dalam aksi damai penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh para Ulama, Kyai, Habib dan Ustazd pada tanggal 4 November 2016 di Jakarta.
Mengetahui permasalahan para pendemo yang tidak dapat kembali ke kampung halaman, karena ketinggalan bus angkutan dan tidak memiliki uang serta menginap di berbagai tempat di Jakarta, salah satunya adalah Masjid Istiqlal, maka TNI yang berasal dari rakyat tidak berdiam diri, dengan respon cepat TNI mengerahkan bus TNI untuk mengantarkan para pendemo ke daerah masing-masing.

Hal tersebut selaras dengan pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat Apel Gelar Kesiapsiagaan Pengamanan Kampanye dalam rangka Pilkada serentak di Silang Monas beberapa waktu yang lalu bahwa TNI Berasal dari Rakyat.
“Untuk prajurit TNI dimanapun bertugas dan berada, jangan pernah ragu dalam melindungi rakyatmu, karena TNI berasal dari rakyat, rakyat adalah Ibu Kandung TNI, TNI adalah satu yakni Tentara Nasional yang selalu berdiri tegak di semua golongan,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
30 bus TNI yang mengantarkan 542 orang pendemo kedaerahnya masing-masing tersebut, berangkat dari Jakarta, Sabtu (5 Nov) ba’da Shubuh dengan tujuan diantaranya, wilayah Kodam III/Slw meliputi Bandung menggunakan 5 (lima) bus, Purwakarta 6 (enam) bus, Karawang 4 (empat) bus, Cilegon dan Serang 7 (tujuh) bus, Bogor 2 (dua) bus, Tangerang dan Balaraja 3 (tiga) bus, serta wilayah Kodam IV/Dip, diantaranya Purwokerto menggunakan 3 (tiga) bus.
“Alhamdulillah...., kita para pendemo tidak hanya diantar oleh bus-bus TNI secara gratis, tapi kita juga disiapkan makanan dan minuman oleh Prajurit TNI selama dalam perjalanan,” kata para pendemo.
BACA JUGA
Bagikan
Berita Terkait
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra