MerahPutih.com - TNI AU merekrut puluhan pilot sipil untuk penempatan sebagai penerbang pesawat angkut dan helikopter militer.
"Mereka kita fokuskan untuk penerbang atau pilot pesawat angkut maupun pesawat helikopter," kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono saat jumpa pers di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4).
Tonny menjelaskan perekrutan dari kalangan sipil ini dilakukan dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI AU, terutama di bidang penerbang.
Baca juga:
31 Pilot Sipil Digembleng di Adisutjipto
Menurut dia, saat ini sudah ada 31 pilot sipil yang direkrut. "Jadi, benar sekarang sudah ada 31 orang penerbang sipil yang sumbernya dari penerbang sipil kami rekrut menjadi penerbang Angkatan Udara," imbuhnya, dilansir Antara
KSAU menjelaskan ke-31 pilot sipil tersebut direkrut dari sekolah penerbang yang telah bekerja sama dengan TNI AU. Mereka kini tengah mengikuti pendidikan penyesuaian standardisasi TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
"Standardisasi ini maksudnya bahwa kita mempunyai standar dengan level yang sama. Mereka kita tuntut juga mempunyai attitude, kemudian mempunyai skill yang sama dengan penerbang Angkatan Udara," tuturnya.
Baca juga:
Pesawat C-130B Retroff Hercules Era Soekarno Berhenti Beroperasi, Begini Kiprahnya
Materi Silabus Khusus Standar Militer
Silabus materi pendidikan yang diberikan kepada peserta penerbang sipil telah disesuaikan dengan standar yang diterapkan TNI AU. Setelah proses pendidikan, barulah para penerbang ditempatkan di skuadron TNI AU yang membutuhkan.
Dengan adanya program ini, Tonny berharap TNI AU dapat melahirkan penerbang-penerbang yang berkualitas dan siap membela negara.
"Kita harapkan mendapatkan penerbang-penerbang yang muda yang mempunyai apa skill yang nantinya juga bisa kita bina menjadi semakin baik," tandas jenderal bintang empat itu. (*)

