TKN Sebut Tokoh-Tokoh Calon Menteri Prabowo Hanya Fiksi dan Barisan Sakit Hati
Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, TB Ace Hasan Syadzily. (Foto: Ist)
MerahPutih.Com - Capres Prabowo Subianto mengumumkan 80 nama calon menterinya jika Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres 2019. Ada nama Gatot Nurmantyo hingga Rocky Gerung yang bakal menjadi penghuni lingkaran kabinet.
Menanggapi hal itu, Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily menilai, nama-nama di lingkungan kabinet itu hanya pepesan kosong belaka.
"Nama-nama calon menteri yang diumumkan tidak ada yang spesial. Tidak ada yang luar biasa," kata Ace kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (12/4).
Ace melanjutkan, banyak nama-nama barisan sakit hati, nama-nama kontroversial tanpa jejak yamg mumpuni.
"Kelihatan hanya bagi-bagi jabatan bagi tim sukses Prabowo-Sandi. Lebih tepatnya kabinet Tim Sukses Prabowo-Sandi," jelas Ace.
Ace mencontohkan ada nama baru seperti Muhammad Said Didu dan Dahlan Iskan. Tapi kedua nama itu sudah lama dilihat lebih condong ke 02.
"Walaupun mereka tak pernah menyampaikan secara terbuka ke publik, namun manuver politiknya ke kubu 02. Jadi sama sekali tidak mengejutkan. Dan pengaruh terhadap elektabilitas tidak signifikan," katanya.
BACA JUGA: Merasa Dicurangi, Kubu Jokowi Duga Panwaslu Malaysia Bersekutu dengan Tim Prabowo-Sandi
Dinilai Buat Gaduh Terkait Surat Suara, TKN Laporkan Ketua Panwaslu Malaysia ke DKPP
PDIP Tak Mau Gegabah Tuduh Pelaku Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Ace yakin, tujuan Prabowo mengumumkan nama calon menteri di hari-hari terakhir kampanye jelas ingin merebut simpati pemilih.
"Alih-alih mendapatkan simpati pemilih, nama yang diumumkan tdk ngefek sama sekali. Jadi mereka hanya deretan calon menteri fiksi," imbuh dia.
Terkait tak ada nama Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Ace menduga Demokrat sudah ditinggalkan Prabowo.
"Partai Demokrat hanya diposisikan sebagai vote getter semata," pungkas Ace.
Adapun nama-nama lain yang disebutkan Prabowo di antaranya Ahmad Riza Patria, Amir Syamsudin, Arifin Seman, Bambang Haryo Sukartono, Bambang Budi Djatmiko, Chusnul Mariyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Drajad Wibowo, Dirgayuza Setiawan, Damayanti Hakim, Eddy Soeparno, Erwin Aksa, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Ferry Mursyidan Baldan.
Kemudian, Fary Djemy Francis, Firmansyah, Fuad Bawazier, Gamal Albinsaid, Glenny Kairupan, Hanafi Rais, Haryyadin Mahardika, Ichsanuddin Noorsy, Irawan Ronodipuro, Imam Sufaat, Kardaya Warnika, Laode Masihu Kamaluddin, Mulfachri Harahap, Mochtar Niode, Nanik S. Deyang, Natalius Pigai.(Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar