TKN Coba Luruskan Cap 'Golput Pengecut Tak Layak Jadi WNI' dari Megawati

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 01 April 2019
TKN Coba Luruskan Cap 'Golput Pengecut Tak Layak Jadi WNI' dari Megawati

Gerakan Jangan Golput. Foto: net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin meluruskan pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang dituding sudah mengancam demokrasi karena menyebut pemilih golput saat Pilpres adalah pengecut yang tak cinta terhadap NKRI.

Menurut Jubir TKN Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga, ucapan Megawati saat bertemu kader PDIP di Sukoharjo yang dipublikasikan media itu dibaca tidak utuh.

"Orang tak melihat bu Mega ngomong utuh. Maksudnya bu Mega, kalau kita cinta sama negara ini maka mengikuti memilih pemimpin kita," kata Arya, kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (1/4).

Megawati
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Solo (MP/Ismail)

Arya melanjutkan Megawati ingin mengajak bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi dengan tidak mengambil sikap golput dalam Pilpres. "Kita harus mengubah bangsa ini lebih baik dengan memilih pemimpin yang tepat," imbuh Arya.

Baca Juga:

Jokowi Terancam Kalah Jika Banyak Golput, TKN Salahkan Penyelenggara Pemilu

Bertemu Ribuan Kader PDIP, Megawati: Golput Itu Pengecut dan Jangan Jadi WNI

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menilai orang yang memilih Golput sebagai pengecut saat meminta semua warga negera Indonesia agar menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April mendatang. Bahkan, mereka yang memilih Golput itu dianggap tidak layak menjadi WNI.

"Golput itu tindakan seorang pengecut yang tidak punya pendirian dan harga diri. Jangan jadi WNI kalau pilihannya golput," kata Megawati, saat berorasi dihadapan 11.200 kader PDIP Soloraya dalam kampanye rapat umum bertema 'Merahkan Soloraya' di GOR Pandawa, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/3).

Ribuan kader PDI Perjuangan Soloraya
Ribuan kader PDIP memadati Gor Pandawa, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/3). (MP/Ismail)

Presiden RI ke-5 ini meminta pada kader PDIP untuk bejuang mengajak emak-enak, anak, dan keluarga datang ke TPS. Sebagai warga negara Indonesia yang telah mendapatkan haknya seharusnya mengunakan hak pilihnya.

"Kalau kader PDIP jelas sudah punya pilihan. Ini tugas kita bersama menjaga demokrasi jangan sampai dirusak golput," tutup ketum partai pengusung pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin itu. (Knu)

#Megawati Soekarnoputri #Golput Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Bagikan