Tips Merawat Rambut untuk Perempuan Berhijab
Ilustrasi (Foto: Newyorker.com)
Menutup aurat merupakan sebuah perintah yang tertulis di dalam Alquran untuk seluruh perempuan muslim di dunia. Namun, kesulitan merawat rambut seringkali menjadi masalah bagi mereka yang berjilbab, bahkan mungkin membuat sebagian perempuan muslim enggan mengenakan jilbab. Padahal, jika Anda mengerti cara merawatnya, rambut Anda akan tetap sehat selama mengenakan jilbab sekalipun cuaca panas.
Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar rambut tetap sehat dan terbebas dari masalah, meskipun seharian beraktivitas mengenakan jilbab.
1. Sisir rambut terlebih dulu
Mungkin sebagian wanita sering lalai dan menyepelekan untuk menyisir rambut sebelum mandi dan keramas. Padahal salah satu penyebab rambut rontok adalah karena Anda kurang menyisir rambut Anda saat hendak mandi dan keramas, sehingga rambut menjadi kusut dan kering.
Sebelum mandi, gunakan sisir bergigi jarang dan lebar untuk memudahkan Anda menyisir rambut yang kusut karena telah diikat selama beraktivitas seharian. Sangat disarankan untuk menyikat rambut Anda minimal sehari 2 kali. Selain agar rambut Anda tidak mudah kusut dan rontok, rutin menyisir rambut juga berguna untuk mencegah rambut lepek sekaligus merangsang sirkulasi darah ke kulit kepala Anda.
2. Gunakan sampo khusus untuk kulit kepala Anda
Ketika Anda sudah cocok dengan satu merek sampo, jangan menggantinya secara terus-menerus. Terlalu sering mengganti sampo justru akan membuat rambut Anda rusak. Berbagai masalah rambut pun akan mulai timbul, salah satunya ketombe, yang akan membuat Anda tidak nyaman dan kepala serta rambut berbau tak sedap.
Rambut perempuan berhijab cenderung lebih mudah berminyak dan lembab. Gunakan sampo dengan jenis yang ringan, khusus untuk kulit kepala sensitif, karena dapat menyeimbangkan kondisi kulit kepala Anda dan mencegah timbulnya ketombe, yang akan memicu rambut rontok. Sangat tidak dianjurkan untuk Anda menggunakan sampo dan kondisioner setiap hari, karena justru akan merusak rambut Anda.
3. Keringkan rambut sebelum memakai jilbab
Hindari mengikat rambut, apalagi mengenakan jilbab, ketika rambut Anda belum kering. Rambut basah akan lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan, dan mengikat rambut dalam keadaan basah dapat menimbulkan ketombe di kepala Anda.
Dry blow dan mencatok rambut juga bukan pilihan tepat. Kedua hal tersebut justru akan merusak rambut Anda. Namun, jika Anda sedang dalam keadaan yang benar-benar mendesak, setel saja dalam pengering maupun pencatok dalam suhu rendah agar tidak menimbulkan kerusakan pada rambut Anda.
4. Pilih bahan jilbab yang menyerap keringat
Agar Anda tidak memiliki masalah rambut saat beraktivitas seharian menggunakan jilbab, sebaiknya Anda pintar-pintar memilih jenis bahan jilbab yang dapat menyerap keringat.
Saat mengenakan jilbab, kulit kepala Anda akan lebih mudah berkeringat dan kondisi rambut Anda pun akan menjadi lembab. Menggunakan jilbab berbahan yang mudah menyerap keringat akan membantu Anda mengurangi keluarnya keringat berlebih.
5. Biarkan rambut Anda beristirahat
Biarkan rambut Anda sedikit bernafas dengan menggerainya sesaat ketika berada di dalam rumah atau kamar. Setelah ikat rambut dilepaskan, sisir dan pijat-pijatlah secara perlahan kepala Anda untuk melancarkan sirkulasi darah di kepala Anda.
Kelima tips di atas ini bisa mulai Anda terapkan jika ingin memiliki rambut yang sehat dan terbebas dari masalah, meskipun mengenakan jilbab hampir sehari penuh. Selamat mencoba.
Lihat juga tips kecantikan lainnya di sini: Jaga Kulit Sehat, Kurangi Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini.
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo