Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tips Mengatur Keuangan dengan Metode 50/30/20

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 30 Agustus 2023
Tips Mengatur Keuangan dengan Metode 50/30/20

Metode 50/30/20 adalah metode mengalokasikan dana ke dalam tiga aspek penting, yaitu kebutuhan pokok, keinginan pribadi, dan tabungan. (Pixabay/EmAji)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA kamu pernah mencari-cari cara mengelola gaji dengan efektif, metode ini mungkin muncul dalam pencarianmu. Melansir laman Indeed, perhitungan 50/30/20 adalah salah satu cara yang efektif agar kamu bisa mengalokasikan bujet bulanan dan masih memiliki tabungan.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan metode ini? Bagaimana cara kita menggunakannya?

Baca Juga:

Memiliki Hunian Impian Kini Lebih Mudah dengan Teknologi Finansial

duit
Dalam bujet 50/30/20, alokasi 50% ini harus diprioritaskan dibanding dua alokasi dana yang lain. (Pixabay/IqbalStock)

Bujet 50/30/20 adalah metode mengalokasikan dana ke dalam tiga aspek penting, yaitu kebutuhan pokok, keinginan pribadi, dan tabungan. Dilansir Investopedia, metode pembagian ini dipopulerkan oleh Senator Amerika Serikat Elizabeth Warren dalam bukunya yang berjudul All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan.

Secara perhitungan, metode ini mengalokasikan dana sebesar 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan pribadi, dan 20% sebagai dana tabungan atau investasi. Nah kalau masih bingung, berikut adalah penjelasan yang lebih rinci untuk setiap alokasinya, yaitu:

1. 50% untuk kebutuhan pokok

Secara umum, kebutuhan pokok mencangkup hal-hal pokok mulai dari:

- biaya tempat tinggal

- uang belanja makanan

- biaya transportasi

- tagihan seperti biaya air, listrik, dan internet

Biaya-biaya ini termasuk kebutuhan pokok yang tidak bisa ditinggalkan untuk bertahan hidup dan tagihan yang menjadi kewajiban untuk dibayar. Jadi, dalam bujet 50/30/20, alokasi 50% ini harus diprioritaskan dan dipenuhi terlebih dahulu dibanding dua alokasi dana yang lain.

Jika belum bisa memenuhi bujet 50% ini, kamu mungkin harus coba mengurangi dana dari alokasi keinginan pribadi dan tabunganmu.

2. 30% untuk keinginan pribadi

Keinginan pribadi adalah hal-hal yang kamu ingin miliki, tapi tidak menjadi kebutuhan pokok. Dengan kata lain, kamu bisa menyebut hal ini dengan kebutuhan sekunder atau tersier.

Contoh dari kebutuhan ini adalah, seperti hiburan (nonton film bioskop, nonton konser, dan lainnya), keperluan hobi, liburan dan kebutuhan gawai. Bisa dikatakan bahwa kebutuhan ini sebagai self reward atau hal-hal yang gunanya untuk menyenangkan hati dan pikiran.

Baca Juga:

Tahun Baru, Yuk Mulai Jaga Kesehatan Finansial

duit
Umumnya, menabung dana darurat harus diprioritaskan terlebih dahulu dibanding investasi. (Pixabay/5851928)

3. 20% untuk tabungan atau investasi


Alokasi terakhir adalah 20% dari penghasilan bulanan untuk ditabung dan diinvestasikan. Jadi, alokasi ini mencangkup hal-hal seperti tabungan dana darurat, tabungan pribadi, dan modal memulai atau memperluas portofolio investasi.

Secara umum, menabung dana darurat harus diprioritaskan terlebih dahulu dibanding investasi. Jika dana darurat sudah terbentuk, kamu bisa lanjut untuk menyisihkan uang tabungan untuk modal investasi.

Manfaat dari menerapkan metode bujet 50/30/20 ini pertama, mudah digunakan. Melansir dari MoneyLover, dua dari tiga pekerja muda tidak memiliki perencanaan bujet. Jika sudah begitu, dapat terjadi pengeluaran yang mungkin terlalu berlebihan.

Nah, jika kamu sendiri juga belum memiliki rencana bujeting, gunakan strategi 50/30/20 karena memang cukup simpel secara perhitungan maupun pencatatan. Kamu hanya perlu menghitung penghasilan perbulan dan membagi uang tersebut ke tiga jenis kategori saja.

Manfaat yang kedua yaitu metode ini lebih fleksibel. Selain lebih simple dan mudah, bujet 50/30/20 juga sangat fleksibel dalam artian bisa digunakan oleh siapa pun dengan penghasilan berapa pun.

Setiap orang pasti punya kebutuhan pokok, kebutuhan pribadi, dan target finansial masing-masing. Jadi, mereka bisa bebas mengalokasikan dana untuk tiap kategori.

Ketiga, metode ini membuat kamu lebih mengerti kemampuan finansial pribadi. Membuat perencanaan alokasi pengeluaran secara umum pasti akan membantumu mengerti kemampuan finansial pribadi.

Jika tidak menyadari seberapa besar kemampuan finansialmu, kamu tidak akan tahu sebenarnya apa saja yang bisa kamu beli dan yang tidak. Sebaliknya, jika kamu sadar dengan kemampuanmu, pengeluaranmu tentu tidak akan melebihi penghasilan.

Manfaat yang terakhir, kamu dapat menyeimbangkan keperluan dan keinginan. Keunggulan yang mungkin bisa kamu rasakan dari metode 50/30/20 adalah lebih mengetahui antara keperluan dan keinginan.

Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir jika kamu memang memiliki keinginan seperti membeli baju, liburan, atau mencoba hal-hal baru karena memang sudah ada dananya. Namun, jangan sampai terlena, karena dapat membuat pengeluaran keinginan pribadimu bocor. Nah, selamat mencoba metode ini ya. (dgs)

Baca Juga:

Perempuan Perlu Mandiri Secara Finansial dan Investasi Aset Kripto

#Agustus Sebangsa Panjat Sosial #Finansial #Inspirasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Undang-Undang tentang PFFI tersebut merupakan amanat ketentuan Pasal 248A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau Undang-Undang P2SK
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DPR Setujui Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia di Luar Prolegnas
Indonesia
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
MSCI terus menyoroti beberapa aspek krusial di pasar saham Tanah Air, mulai dari transparansi kepemilikan saham, kualitas arus informasi, hingga integritas infrastruktur pasar.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
MSCI masih Evaluasi Status Pasar RI, DPR: Momentum Percepat Reformasi Bursa Saham
Berita
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Holding Ultra Mikro yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM mencatat peningkatan signifikan nasabah PNM Mekaar yang naik kelas pada 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan Nasabah PNM Mekaar Berhasil Naik Kelas
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan zodiak hari ini 11 April 2026 soal asmara dan keuangan. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Jumat, 10 April 2026
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Ramalan zodiak 1 April 2026: asmara dan keuangan diuji. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak hari ini.
ImanK - Selasa, 31 Maret 2026
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Lifestyle
Ramalan Zodiak 30 Maret 2026: Asmara dan Keuangan, Waspadai Masalah Ini!
Ramalan zodiak hari ini 30 Maret 2026: asmara dan keuangan lengkap. Ketahui masalah yang muncul dan saran untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 29 Maret 2026
Ramalan Zodiak 30 Maret 2026: Asmara dan Keuangan, Waspadai Masalah Ini!
Bagikan