Tips Kreasi Bekal Makan Anak nan Praktis dan Bergizi

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 25 Oktober 2022
Tips Kreasi Bekal Makan Anak nan Praktis dan Bergizi

Berbagai cara bikin bekal anak jadi menarik. (Foto: Unsplash/qi bin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASA sekolah anak adalah waktu yang dinantikan bagi para orangtua dan juga cukup mendebarkan. Selain melepas anak untuk berkegiatan di luar pengawasan, hal kesehatan juga pasti sangat diperhatikan, oleh sebab itu salah satu cara untuk menjaga kesehatan anak adalah dengan membawakan bekal makanan ke sekolah.

Membawa bekal dari rumah banyak manfaatnya, karena bukan cuma bersih, namun ibu juga bisa menghitung kecukupan gizi untuk memenuhi kebutuhan energi si kecil seharian di sekolah. Selain itu, bekal juga bisa jadi cara sederhana mendisiplinkan diri menghemat pengeluaran setiap harinya.

Bagi para ibu yang tengah berpikir keras untuk ide kreasi bekal bagi anak, tidak perlu khawatir. Berikut sejumlah kiat yang bisa diikuti seperti dilaporkan Antara, Senin (24/10).

Baca juga:

Bekal ke Sekolah Menjamin Kecukupan Gizi Anak

1. Pilih kotak bekal yang menarik

Bekal kotak bersekat untuk memisahkan lauk. (Foto: Pexels/Katerina Holmes)

Letakkan setiap komponen dalam bekal di bagian yang terpisah, mengingat setiap makanan akan memiliki rasa yang berbeda. Jadi, usahakan menggunakan kotak bekal yang bersekat, agar makanan dapat dipisahkan dengan rapih sesuai dengan jenis lauknya.

Terdapat juga beberapa pilihan kotak bekal sesuai dengan lauk yang mau disiapkan ibu, mulai dari kotak nasi, mangkok sup, dan lainnya. Pastikan pula ibu memilih kotak bekal makan yang terbuat dari bahan layak pakai, serta dicek bila terdapat label food grade dan BPA free.

2. Perhatikan porsi makanan yang disiapkan

Porsi bekal jangan terlalu banyak, cukup jenisnya yang bervariatif. (Foto: Pexels/Vanessa Loring)

Meski porsinya sedikit, tapi bila dibuat beragam maka gizinya tetap bisa tercukupi. Perlu diingat bahwa ibu harus menyiapkan bekal makanan dengan kandungan gizi lengkap, mulai dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Dalam kotak bekal, berbagai nutrisi bisa jadi satu, seperti makanan pokok, lauk pauk, sayur mayur, dan buah-buahan. Untuk memperkaya rasa makanan, ibu bisa menambahkan bumbu dan perasa yang disukai, seperti rumput laut, saus tiram, dan berbagai makanan ringan.

Baca juga:

Kreasi Unik Bekal Makan Siang Untuk Si Kecil

3. Buat kreasi berupa bekal favoritnya

Kreasikan bekal si kecil. (Foto: Pexels/Katerina Holmes)

Tak hanya perlu sehat, bekal sekolah anak juga harus disukai agar ia mengonsumsinys dengan lahap. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari menghias bekal dengan tokoh karakter film favorit si kecil, dan menyediakan peralatan makan yang berwarna.

Ibu juga bisa mendekorasi bekal anak dengan hiasan menyerupai hewan, pemandangan, atau wajah. Si kecil pasti senang dan bangga bisa membawa bekal dengan dekorasi nan indah saat dilihat oleh teman-teman sekolahnya.

4. Berikan beberapa hiasan menggunakan cetakan, garpu, dan tusuk gigi

Cetak hiasan dengan alat bantuan. (Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko)

Nampak sepele, tapi peralatan yang dapat mempermudah untuk mengkreasikan bekal membuat makanannya jadi lebih menarik. Seperti cetakan nasi, cetakan nori, dan banyak cetakan lainnya.

Bentuk yang bisa dibuat bermacam-macam, mulai dari hewan, buah, segitiga, persegi, hingga karakter kartun. Tak hanya itu, tusukan makanan atau food picks juga akan berguna untuk memperbanyak lauk dan buah. (waf)

Baca juga:

3 Ide Bekal Roti Naik Kelas

#Bekal Sekolah #Anak #Parenting
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan