MerahPutih.com - Saat Idul Adha, masyarakat akan mendapatkan pembagian daging baik kambing, domba ataupun daging sapi.Namun, dalam mengkonsumsi daging tersebut, hendaklan dalam batas wajar terutama yang sedang memiliki penyakit.
Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, Sp.GK mengatakan mengonsumsi olahan daging kurban seperti sapi atau kambing tetap aman bagi penderita hipertensi asalkan memperhatikan batasan wajar yang dianjurkan.
Saat mengonsumsi olahan daging baik sapi maupun kambing perlu diperhatikan batasannya pada tiap individu.
Untuk batasan tiap individu terdapat batasan masing-masing, tapi jika berdasarkan ukuran umum adalah 75-100g/porsi adalah batasan yang dianggap aman untuk konsumsi asupan hewani,
kata Pande.
Saat mengonsumsi makanan dengan sumber protein hewani seperti daging dapat dikombinasikan dengan sumber antioksidan sebagai pendamping makanan bagi penderita penyakit metabolik, di antaranya yang bisa didapat dari sayuran seperti tomat, lobak, wortel, dan bawang-bawangan.
Baca juga:
Sapi Kurban Prabowo untuk Warga Sekitar IKN, Beratnya Beda Sama Tahun Lalu 1 Ton Kurang
Ia mengingatkan untuk tetap konsumsi air putih yang cukup serta membatasi asupan yang masuk dalam batas wajar untuk mencegah peningkatan kolesterol tubuh.
Dalam pengolahan daging, Pande menyarankan untuk tidak mengonsumsi lemak serta organ dalam dan juga hindari memasak daging dengan cara dibakar.
“Menghindari bagian dari lemak serta konsumsi organ dalamnya dan hindari pengolahan dengan dibakar langsung terpapar api, karena hal tersebut akan merusak komponen protein dari daging tersebut dan menjadi suatu komponen yang dapat mengganggu kesehatan tubuh,” katanya.

