Tindaklanjuti Jalan Rusak Akibat Pembangunan LRT, Jakpro Koordinasi dengan Dishub dan Bina Marga
Pembangunan LRT Jakarta. (Foto: MP)
Merahputih.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi bersama Dishub dan Dinas Bina Marga untuk segera menindaklanjuti jalan rusak akibat pembangunan LRT.
Iwan menegaskan, perbaikan jalan dampak dari pembangunan LRT baru bisa dimulai setelah pembangunan seluruhnya rampung.
“Begitu selesai pekerjaan atas, langsung paralel teman-teman kita minta rapikan jalannya,” tutur Rio dalam keterangannya, Rabu (6/11).
Baca juga:
Komisi C DPRD DKI Desak JakPro Percepat Proyek LRT 1B Velodrome-Manggarai
Perbaikan akan dilakukan untuk jalan-jalan yang terdampak. Termasuk di antaranya rencana mengenai fasilitas trotoar dan utilitas yang berada di sekitar stasiun LRT Jakarta.
“Mengenai rencana ke depan mereka, terkait fasilitas trotoar, utilitas, kita sesuaikan dengan station kami,” tukas Iwan.
Baca juga:
Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo meminta PT Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Bina Marga untuk segera memperbaiki jalan rusak akibat pembangunan jalur kereta api ringan itu.
Sebab, pembangunan LRT biasanya menyebabkan jalan bergelombang dan berdebu. Bahkan, terdapat jalan berlubang di sejumlah titik.
Kondisi demikian menimbulkan banyak keluhan dari para pengandara bermotor. “Paling tidak, ini patut ditangani secara bijak,” ujar Rio.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
Transjakarta, MRT, dan LRT Gratis saat Malam Tahun Baru 2026
LRT Jakarta Layani 1,1 Juta Penumpang, Lampaui Target Dishub DKI
Isu LRT Jakarta Rp 60 Ribu, Pramono Tegaskan Tarif Bukan Ditentukan Operator Tapi Gubernur
Soal Kabar Tarif LRT Velodrome-Manggarai Sampai Rp 60 Ribu, Gubernur Pramono: Jadi Saja Belum
Tarif LRT Jakarta Rp 60 Ribu Dinilai Kemahalan, Pengamat: Kalau Bisa di Bawah MRT Jakarta
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 75 Persen, Ditarget Rampung Tahun Ini