Tindakan Ceroboh Warga Indonesia Selama Pandemi Corona
Tindakan ceroboh selama pandemi Corona yang membuat geleng-geleng kepala (Foto: mainichi))
PANDEMI virus Corona menjadi sebuah bencana serius di seluruh dunia. Maka dari itu, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk melakukan Social Distancing, praktik yang mengharuskan kita menghindari keramaian atau orang yang sedang sakit untuk mencegah penularan penyakit.
Selain itu, Joko Widodo juga menghimbau kepada masyarakat untuk bekerja, belajar, dan ibadah di rumah guna untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Bahkan beberapa pekerja diperintahkan untuk menerapkan Work from Home (WFH) oleh tempat bekerja.
Baca juga:
Gal Gadot dan Belasan Selebitas Hollywood ‘Cover’ Lagu 'Imagine' dari John Lennon
Namun, tidak semua warga menaatinya imbauan tersebut. Banyak orang Indonesia yang mencari kesempatan dalam kesempitan, tentunya ini sangat berbahaya untuk masyarakat lain. Tindakan ceroboh tersebut di antaranya:
1. Berlibur ke pantai
Belum lama ini viral berita yang menginformasikan bahwa salah satu pantai di Banten yakni Pantai Carita dipenuhi wisatawan. Tentu tindakan tersebut sangat sembrono karena mereka berkunjung secara serontak di tengah pandemi virus Corona.
Dilansir dari laman laman detik, Presiden telah mengingatkan bahwa kebijakan Social Distancing dan WFH jangan dijadikan kesempatan untuk berlibur.
"Saya lihat satu minggu kemarin di Pantai Carita dan Puncak, Bogor. lebih ramai dari biasanya, sehingga hal ini akan memunculkan sebuah keramaian yang berisiko memperluas penyebaran COVID-19," kata Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas yang ditayangkan dalam laman YouTube Sekretariat Presiden pada 19 Maret 2020.
Pelajar main di warnet
Memang pada di masa tertentu, bermain gim di warnet sangat menyenangkan dan bikin nagih. Namun, di tengah pandemi virus Corona, tindakan tersebut sangat membahayakan orang-orang, seperti yang dilakukan pelajar di berbagai wilayah Indonesia.
Melansir laman kompas, upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona salah satunya yakni meliburkan sekolah. Namun, siswa harus tetap belajar dan mengerjakan tugas di rumah.
Baca juga:
Meski demikian, kenyataan yang terjadi di lapangan berbeda. Banyak pelajar yang memilih bermain ketimbang belajar di rumah seperti yang telah dianjurkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Untungnya, satpol PP setempat membantu untuk meminamalisir tindakan pelajar tersebut seperti merazia warnet. Walaupun ada pelajar yang mengerjakan tugas sekolah di warnet, mereka akan dijaga oleh satpol PP, dan menyuruhnya pulang setelah tugas selesai.
Masyarakat yang santuy
Terdapat video amatir dari warganet yang mewawancarai masyarakat Indonesia yang berkeliaran di tengah pandemi virus Corona.
Dalam wawancara tersebut, masyarakat Indonesia ditanyakan apakah mereka takut dengan virus Corona, dan semua narasumber menjawab tidak takut. Bahkan terdapat jawaban unik dari salah satu narasumbernya bahwa ia pernah melihat wujud virus Corona.
Itu dia beberapa tindakan ceroboh masyarakat Indonesia di tengah pandemi virus Corona. Jangan remehkan virus ini karena bisa dibilang mereka dapat menular dengan sangat cepat. Maka, mari bersama-sama lakukan langkah yang terbaik, ikuti himbauan pemerintah, dan sering bersihkan seluruh tubuh setelah berpergian. (Arb)
Baca juga:
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus