Tindakan Ceroboh Warga Indonesia Selama Pandemi Corona

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Maret 2020
Tindakan Ceroboh Warga Indonesia Selama Pandemi Corona

Tindakan ceroboh selama pandemi Corona yang membuat geleng-geleng kepala (Foto: mainichi))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI virus Corona menjadi sebuah bencana serius di seluruh dunia. Maka dari itu, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk melakukan Social Distancing, praktik yang mengharuskan kita menghindari keramaian atau orang yang sedang sakit untuk mencegah penularan penyakit.

Selain itu, Joko Widodo juga menghimbau kepada masyarakat untuk bekerja, belajar, dan ibadah di rumah guna untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Bahkan beberapa pekerja diperintahkan untuk menerapkan Work from Home (WFH) oleh tempat bekerja.

Baca juga:

Gal Gadot dan Belasan Selebitas Hollywood ‘Cover’ Lagu 'Imagine' dari John Lennon

Namun, tidak semua warga menaatinya imbauan tersebut. Banyak orang Indonesia yang mencari kesempatan dalam kesempitan, tentunya ini sangat berbahaya untuk masyarakat lain. Tindakan ceroboh tersebut di antaranya:

1. Berlibur ke pantai

Tindakan Ceroboh Warga Indonesia Selama Pandemi Corona
Pantai Carita diramaikan wisatawan di tengah pandemi virus Corona (Foto: Twitter/@cepeng)

Belum lama ini viral berita yang menginformasikan bahwa salah satu pantai di Banten yakni Pantai Carita dipenuhi wisatawan. Tentu tindakan tersebut sangat sembrono karena mereka berkunjung secara serontak di tengah pandemi virus Corona.

Dilansir dari laman laman detik, Presiden telah mengingatkan bahwa kebijakan Social Distancing dan WFH jangan dijadikan kesempatan untuk berlibur.

"Saya lihat satu minggu kemarin di Pantai Carita dan Puncak, Bogor. lebih ramai dari biasanya, sehingga hal ini akan memunculkan sebuah keramaian yang berisiko memperluas penyebaran COVID-19," kata Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas yang ditayangkan dalam laman YouTube Sekretariat Presiden pada 19 Maret 2020.

Pelajar main di warnet

Tindakan Ceroboh Warga Indonesia Selama Pandemi Corona
Satpol PP bergegas razia warnet di tenah pandemi Virus Corona (Foto: Instagram/@satpolpp_kab.banyuwangi)

Memang pada di masa tertentu, bermain gim di warnet sangat menyenangkan dan bikin nagih. Namun, di tengah pandemi virus Corona, tindakan tersebut sangat membahayakan orang-orang, seperti yang dilakukan pelajar di berbagai wilayah Indonesia.

Melansir laman kompas, upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona salah satunya yakni meliburkan sekolah. Namun, siswa harus tetap belajar dan mengerjakan tugas di rumah.

Baca juga:

Yuk Masak Sendiri Selama 'Self Isolation' dari Virus Corona

Meski demikian, kenyataan yang terjadi di lapangan berbeda. Banyak pelajar yang memilih bermain ketimbang belajar di rumah seperti yang telah dianjurkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Untungnya, satpol PP setempat membantu untuk meminamalisir tindakan pelajar tersebut seperti merazia warnet. Walaupun ada pelajar yang mengerjakan tugas sekolah di warnet, mereka akan dijaga oleh satpol PP, dan menyuruhnya pulang setelah tugas selesai.

Masyarakat yang santuy

View this post on Instagram

Menangis virus corona melihat ini

A post shared by ???????????????????? ???????????????????? (@awreceh.id) on

Terdapat video amatir dari warganet yang mewawancarai masyarakat Indonesia yang berkeliaran di tengah pandemi virus Corona.

Dalam wawancara tersebut, masyarakat Indonesia ditanyakan apakah mereka takut dengan virus Corona, dan semua narasumber menjawab tidak takut. Bahkan terdapat jawaban unik dari salah satu narasumbernya bahwa ia pernah melihat wujud virus Corona.

Itu dia beberapa tindakan ceroboh masyarakat Indonesia di tengah pandemi virus Corona. Jangan remehkan virus ini karena bisa dibilang mereka dapat menular dengan sangat cepat. Maka, mari bersama-sama lakukan langkah yang terbaik, ikuti himbauan pemerintah, dan sering bersihkan seluruh tubuh setelah berpergian. (Arb)

Baca juga:

Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Apakah Aman Digunakan?

#Virus Corona #Liburan #Virus #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Berdasarkan catatan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008, identitas ini menjadi permanen untuk menghormati lokasi penemuan resminya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Indonesia
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Hingga Sabtu (17/1) pagi pukul 08.00 WIB, sebanyak 16.412 penumpang terpantau sudah memadati stasiun untuk berangkat menuju berbagai kota di Pulau Jawa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Indonesia
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Penumpang kereta cepat Whoosh naik saat long weekend Isra Mikraj. 20 ribu orang diprediksi berangkat dengan Whoosh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Indonesia
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah gencarkan sosialisasi penggunaan masker dan perkuat kesiapan faskes untuk mencegah penularan superflu di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Bagikan