Timnas AMIN Puas Anies Bawa Isu Terkini Pelanggaran HAM saat Debat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 Desember 2023
Timnas AMIN Puas Anies Bawa Isu Terkini Pelanggaran HAM saat Debat

Capres Anies Baswedan saat debat perdana Pilpres 2024 di KPU, Selasa (12/12) malam. (Foto: YouTube KPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penampilan calon presiden (capres) Anies Baswedan di debat perdana Pilpres 2024 menuai pujian. Salah satunya dari tim sukses.

Kapten Timnas Anies-Muhaimin (AMIN) Syaugi Alaydrus mengaku puas dengan jawaban Anies Baswedan saat debat perdana Selasa (12/12) malam, di kantor KPU RI, Jakarta.

Ia menilai, jawaban Anies dalam debat sangat progresif.

Baca Juga:

Usai Debat Capres, Anies Kampanye ke Riau dan Cak Imin Pergi Umrah

“Biar masyarakat tahu, mana yang benar, mana yang mengerti persoalan. (Semuanya) sudah disampaikan Pak Anies," katanya di Jakarta, Rabu (13/12).

Sementara itu, Juru Bicara Timnas AMIN Angga Putra Fidrian mengaku puas dengan apa yang ditampilkan oleh Anies dalam debat.

"Bukan hanya kaitan dengan performa, tapi kita puas bahwa calon presiden kita bawa isu yang jadi concern masyarakat, isu pelanggaran HAM masa kini," kata Angga.

Menurutnya, isu yang dibicarakan oleh Anies saat melekat dengan masyarakat terkait pelanggaran HAM.

Seperti saat Anies menyebut tentang kasus pelanggaran HAM di demo tahun 2019 di mana ada Harun Al Rasyid yang tewas ditembak peluru tajam.

Ada juga kasus Kanjuruhan yang meskipun diklaim kasusnya sudah selesai karena sudah divonis, tapi belum memberikan keadilan kepada para orang tua yang ditinggalkan. Sebab vonisnya dinilai ringan.

Baca Juga:

Kekesalan Anies Banyaknya Fenomena Orang Dalam di Tanah Air

Lalu juga ada kaitan dengan kematian mantan Front Pembela Islam (FPI) di tol KM 50 (Jakarta – Cikampek) yang dianggap tidak adil untuk para keluarga korban yang ditinggalkan.

“Beliau menyampaikan itu sebagai concern dan di panggung yang ditonton semua orang," sambungnya.

Sementara, Anies mengatakan debat ini bisa menjadi kesempatan masyarakat untuk mendengarkan cara pandang capres yang didukung.

"Alhamdulillah debat pertama berjalan dengan baik dan jadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendengar prinsip filosofi ideologi cara pandang cara berpikir yang itu semua diungkapkan oleh para calon jadi saya mengapresiasi," tutur Anies. (Knu)

Baca Juga:

Kepindahan Ibu Kota, Anies: Kalau Jakarta Bermasalah Harus Dibereskan Bukan Ditinggalkan

#Anies Baswedan #Pilpres 2024 #Pelanggaran HAM
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Hidayat Nur Wahid Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Diskriminatif terhadap Palestina
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, mengecam keras pengesahan UU hukuman mati oleh parlemen Israel terhadap tahanan Palestina.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Hidayat Nur Wahid Kecam UU Hukuman Mati Israel, Dinilai Diskriminatif terhadap Palestina
Indonesia
DPR Desak Komnas HAM Tetapkan Kasus Andrie Yunus sebagai Pelanggaran HAM
Komisi XIII DPR mendesak Komnas HAM untuk menetapkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Soffi Amira - Minggu, 29 Maret 2026
DPR Desak Komnas HAM Tetapkan Kasus Andrie Yunus sebagai Pelanggaran HAM
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
DPR Warning Kementerian HAM: Peta Jalan Penyelesaian Pelanggaran HAM Jangan Cuma Jadi Pajangan, Implementasi Harus Se-Progresif Dialognya
Ketegasan hukum harus berjalan beriringan dengan kejelasan mekanisme pemulihan bagi mereka yang terdampak
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
DPR Warning Kementerian HAM: Peta Jalan Penyelesaian Pelanggaran HAM Jangan Cuma Jadi Pajangan, Implementasi Harus Se-Progresif Dialognya
Bagikan