Tim SAR Evakuasi Pendaki Terjatuh di Gunung Slamet

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 10 Juli 2017
Tim SAR Evakuasi Pendaki Terjatuh di Gunung Slamet

Ilustrasi penyelamatan pendaki gunung. (FB/Humas Basarnas Manado)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang terjatuh ke dalam jurang saat turun dari puncak Gunung Slamet.

"Korban atas nama Makfud (17) yang ditemukan dalam kondisi hidup langsung dievakuasi dari atas menuju basecamp pendakian di Bambangan, Kabupaten Purbalingga. Sampai di basecamp sekitar pukul 09.40 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk menjalani perawatan," kata Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Heriyana Ady Candra di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (10/7).

Menurut dia, evakuasi terhadap korban melibatkan Basarnas Pos SAR Cilacap bersama SAR Purbalingga, SAR Bambangan, Tagana Kabupaten Banyumas, Tagana Kabupaten Purbalingga, Satgas Pramuka Peduli Kwartir Cabang Banyumas, Saka Bina Sosial Kwartir Cabang Banyumas, dan sukarelawan gabungan lainnya.

Sebelumnya, seorang pendaki bernama Makfud (17) yang merupakan santri Pondok Pesantren Al Falah, Babakan, Kabupaten Tegal, mendaki Gunung Slamet bersama 28 temannya.

Akan tetapi, saat turun dari puncak Gunung Slamet menuju Pos 9, Makfud terjatuh ke jurang dengan kedalaman 20 meter pada hari Sabtu (8/7), sekitar pukul 07.00 WIB.

Oleh karena hari makin sore dan waktu telah menunjukkan pukul 13.30 WIB, korban yang masih dalam kondisi hidup ditinggal sendirian oleh teman-temannya karena mereka akan mencari pertolongan.

Sesampainya di Pos Pendakian Gunung Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (8/7) malam, mereka segera melaporkan kejadian yang dialami Makfud kepada petugas yang dilanjutkan dengan laporan ke SAR Purbalingga.

Keesokan harinya, Minggu (9/7), pukul 10.00 WIB, tiga personel SAR Purbalingga segera berangkat menuju lokasi kejadian disusul tiga personel lainnya.

Oleh karena kondisi medan yang cukup sulit dan cuaca tidak menentu, proses evakuasi korban menjadi terkendala.

Bahkan, keberangkatan tim SAR gabungan yang akan menyusul personel SAR Purbalingga pada Minggu (9/7) malam pun sempat tertunda akibat hujan dan kabut.

Sumber: ANTARA

#Pendaki Gunung #Tim SAR #Gunung Slamet
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kondisi udara dingin pada malam hingga pagi hari menandakan wilayah NTB memasuki musim kemarau
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Indonesia
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih fluktuatif.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Indonesia
Bravo Tim SAR, Semua Korban Tenggelam Kapal KM Intim Teratai Selamat!
Kapal naas yang berlayar dari Kupal menuju Kota Ternate itu membawa 246 penumpang dan awak, dan semuanya berhasil diselamatkan.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Bravo Tim SAR, Semua Korban Tenggelam Kapal KM Intim Teratai Selamat!
Indonesia
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Terkait jumlah korban, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Indonesia
68 Korban Longsor Cisarua Bandung Terindetifikasi, Tinggal 17 Jenazah Masih Diperiksa Tim DVI
Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara terukur, hati-hati, dan profesional, dengan mempertimbangkan situasi lapangan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
68 Korban Longsor Cisarua Bandung Terindetifikasi, Tinggal 17 Jenazah Masih Diperiksa Tim DVI
Indonesia
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Basarnas juga diminta memberikan perhatian khusus pada materi SAR
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Indonesia
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Yasid Ahmad Firdaus, masih belum ditemukan. Operasi pencarian pun diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Indonesia
Longsor di Gunung Slamet Dibantah Akibat Aktivitas Penambangan
lokasi penambangan berada di kaki Gunung Slamet, dengan elevasi lebih rendah sekitar ratusan meter dari mahkota longsoran.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Longsor di Gunung Slamet Dibantah Akibat Aktivitas Penambangan
Bagikan