Tim Keamanan Pangan Solo Temukan Makanan Mengandung Pewarna Tekstil

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 14 Desember 2022
Tim Keamanan Pangan Solo Temukan Makanan Mengandung Pewarna Tekstil

Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Solo melakukan pemantauan bahan makanan di Pasar Gede Solo, Rabu (14/12). MP/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Solo menemukan mie basah dan kerupuk mentah yang diduga mengandung bahan pewarna tekstil Rhodamin B di Pasar Gede Solo. Hal itu ditemukan saat inspeksi makanan jelang natal dan tahun baru (Nataru).

Ketua JKPD, Gatot Sutanto mengatakan, bahan makanan berpewarna tekstil tersebut ditemukan tim saat menggelar pengawasan keamanan pangan di pasar tradisional. Makanan yang ditemukan mengandung bahan pewarna tekstil Rhodamin B di Pasar Gede Solo berupa mie basah dan kerupuk mentah.

Baca Juga:

Heru Budi Minta Warga DKI Berperan Aktif Awasi Kualitas Pangan Kantin Sekolah

"Total ada 11 makanan item yang kita ambil sample. Kami akan menindaklanjuti temuan ini dengan uji laboratorium, untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi,” kata Sutanto, Gatot, Rabu (14/12).

Dikatakannya, tim gabungan dalam hal ini Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KPP), Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Loka POM Solo tersebut juga mendapati ikan asin yang berformalin. Kemudian juga mendapati makanan curah yang tidak dilengkapi tanggal expired date (ED).

"Makanan curah yang tidak dilengkapi tanggal expired date kita minta tidak dijual," katanya

Menurut Gatot, diselenggarakan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tim juga mengecek ketersediaan stok sejumlah bahan pangan, seperti beras, gula, bawang merah, kedelai, minyak goreng, cabai, dan daging ayam.

Baca Juga:

Pasar Murah Pangan Tidak Dilirik Pemda

"Hasilnya, stok saat ini dianggap masih memadai hingga pergantian tahun.Dalam waktu dekat kami akan menggelar pengawasan untuk peredaran bahan makanan di pasar modern,” papar Gatot.

Terkait temuan bahan makanan yang mengandung Rhodamin B dan formalin, lanjut dia, tim JKPD meminta pedagang untuk menyimpan komoditas tersebut dan tidak menjajakannya kepada konsumen. Pedagang yang kedapatan menjual barang berbahaya mendapatkan teguran.

“Kami tunggu hasil laboratorium dulu, untuk hasil yang lebih tepat. Jika terbukti mengandung bahan berbahaya, maka akan dilakukan penarikan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kemendagri Dorong Pemda Gelar Gerakan Pangan Murah Tekan Inflasi Akhir Tahun

#Makanan #Industri Tekstil #Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Mereka dirawat karena adaptasi dengan cuaca, lelah, dan riwayat sakit pribadi. Sebelumnya ada 24 orang dirawat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Bagikan