Libur Panjang Nataru, KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan Commuter Line Yogyakarta
Penumpang naik KRL di Stasiun Solo Balapan. (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - KAI Commuter menambah jumlah perjalanan KRL Yogyakarta-Palur selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Provinsi Jawa Tengah memprediksi akan dikunjungi sebanyak 20,23 juta orang. Sementara itu, Yogyakarta diproyeksi mencapai 9,38 juta pengunjung.
VP of Corporate Secretary of KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pihaknya mengoptimalkan layanan dalam menghadapi masa angkutan Nataru kali ini dengan menambah layanan perjalanan KRL.
Karina mengatakan, selama masa Nataru atau periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur akan ditambah per harinya menjadi 31 perjalanan.
“Penambahan empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur ini dilakukan untuk memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal selama masa libur panjang,” ujar Karina, Jumat (19/12).
Baca juga:
Masinis Meninggal Akibat Truk Muatan Kayu Tabrak Commuter Line
Ia mengatakan operasional Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta-Kutoarjo ataupun sebaliknya perjalanan sebanyak 10 per harinya. Perjalanan yang telah disediakan ini diharapkan dapat mengakomodasi masyarakat dalam mengisi liburan untuk ke tempat-tempat wisata.
Pada masa Nataru ini, kata dia, KAI Commuter memproyeksikan jumlah pengguna sebanyak 545.476 orang yang akan menggunakan Commuter Line Yogyakarta–Palur, meningkat 4,56 persen ketimbang periode Nataru tahun lalu yang tercatat di angka 521.688 orang.
Sementara itu, Commuter Line Prameks diproyeksikan melayani 75.830 orang, atau meningkat 9,49 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 69.254 orang. “Untuk mendukung kelancaran operasional dan menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna, KAI Commuter menyiagakan 228 petugas pengamanan yang ditempatkan di stasiun, perjalanan Commuter Line, dan sejumlah titik rawan.
Selain itu, 19 petugas kesehatan juga disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama bagi pengguna yang tidak dalam kondisi sehat, dengan dukungan kerja sama rujukan ke beberapa rumah sakit umum daerah maupun swasta.
“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk selalu berhati-hati dalam menjaga barang bawaan, tidak terburu-buru saat naik dan turun kereta, serta selalu mengawasi anak selama perjalanan,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Caption: Penumpang naik KRL di Stasiun Solo Balapan. (Merahputih.com/Ismail)
Bagikan
Berita Terkait
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
Resmi Dibuka, Stasiun Jatake Serpong Jadi Simpul Pertemuan 4.000 Penumpang KRL Jabodetabek
131 Ribu Lebih Tiket Kereta Api Terjual untuk Lebaran 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta PP Paling Laris
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Akses Warga Serpong dan Sekitarnya Kini Jadi Lebih Mudah
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran