Tiga Menit Berolahraga Ciptakan Dampak Besar pada Kesehatan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 02 September 2022
Tiga Menit Berolahraga Ciptakan Dampak Besar pada Kesehatan

Komitmen untuk menggerakkan tubuh selama tiga menit, dua kali dalam satu jam, bisa memiliki manfaat kesehatan yang positif. (Foto: Freepik/Lifestylememory)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISAKAH tiga menit berolahraga memiliki dampak nyata pada kesehatan dan kebugaran fisik secara keseluruhan? Sebuah studi baru-baru ini di The American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism menunjukkan, komitmen untuk menggerakkan tubuh selama tiga menit, dua kali dalam satu jam, bisa memiliki manfaat kesehatan yang positif.

Studi kecil tapi jitu ini melibatkan 16 laki-laki dan perempuan paruh baya yang tinggal di Stockholm, Swedia, dan bekerja di belakang meja yang identik dengan riwayat obesitas. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak atau sedentary lifestyles serta kondisi metabolisme menempatkan mereka pada risiko diabetes.

Selama satu minggu, para peserta penelitian mengenakan alat monitor untuk memberikan angka dasar kepada para peneliti. Kemudian setengah dari kelompok mengunduh aplikasi ponsel pintar yang menginstruksikan mereka untuk aktif selama tiga menit setiap 30 menit.

Selama tiga minggu, setengah dari subjek ini berjalan kaki di tempat, jongkok, dan melakukan latihan sederhana lain tanpa mengganggu rekan kerja. Kelompok lain tidak diminta untuk berolahraga setiap 30 menit.

Pada akhirnya, data mengungkapkan bahwa memangkas waktu duduk di belakang meja dan bergerak setiap dua jam selama kurang lebih tiga menit, mengurangi dampak sedentary lifestyles dan meningkatkan kontrol glikemik. Setelah tiga minggu, peserta menunjukkan kadar glukosa puasa yang lebih rendah dan variabilitas glukosa yang lebih sedikit.

Baca juga:

Rasakan Manfaat Berolahraga 30 Menit bagi Kesehatan

tiga menit berolahraga
Para peneliti menyimpulkan bahwa tiga menit harus dianggap sebagai waktu minimum. (Foto: Freepik/Katemangostar)

Para peneliti menyimpulkan bahwa tiga menit harus dianggap sebagai waktu minimum. Jika kamu dapat bergerak lebih banyak, misalnya dengan melakukan gerakan setiap dua jam dan tetap melakukan sesi latihan yang lebih formal setiap hari, itu bahkan lebih baik.

Pelatih kebugaran dan CEO Suprema Fitness, Jennifer Cohen, mengaku dia tidak terkejut dengan temuan ini. "Latihan yang lebih pendek bisa bermanfaat. Coba hitung, jika kamu berolahraga selama enam menit setiap jam selama delapan jam kerja standar, kamu telah melakukan total latihan 48 menit," katanya seperti diberitakan Real Simple.

Cohen percaya memasukkan "latihan mini" ke dalam harimu adalah solusi yang baik bagi siapa saja. Entah itu olahragawan biasa yang kesulitan berolahraga di hari-hari sibuk atau pun orang-orang yang baru mulai memasukkan latihan gerakan ke dalam rutinitas sehari-hari mereka.

Pilihan Gerakan


Selain jalan di tempat, berikut beberapa pilihan gerakan yang dapat kamu coba. Pelatih utama di AKT, Alissa Tucker, mengatakan bahwa plank adalah latihan tiga menit yang sangat baik yang dapat dilakukan kebanyakan orang, baik yang bekerja dari kantor maupun di rumah.

Kamu tidak perlu menahan plank selama tiga menit berturut-turut, kecuali jika kamu bisa dan ingin. Tapi luangkan waktu sekitar tiga menit untuk menahannya selama interval 30 detik atau satu menit. Lakukan istirahat pendek di antaranya.

Plank sangat bagus karena melatih beberapa otot di tubuh untuk membangun kekuatan dan stabilitas. "Sementara plank penuh mungkin tidak dapat dilakukan oleh semua orang, plank yang dimodifikasi dengan tangan terangkat adalah cara yang bagus untuk mulai membangun kekuatan yang diperlukan untuk dapat menahan plank penuh," dia mengingatkan.

Kamu juga dapat membuat plank lebih mudah dengan menjaga lutut tetap di lantai, bukan memanjangkan kaki. Gerakan ini mirip dengan push-up yang dimodifikasi.

Baca juga:

Pentingnya Mencukupi Cairan Tubuh saat Olahraga

tiga menit berolahraga
Plank adalah latihan tiga menit yang sangat baik yang dapat dilakukan kebanyakan orang, baik yang bekerja dari kantor atau di rumah. (Foto: Freepik/Shurkin Son)

Tucker juga menyarankan untuk menambahkan beberapa kardio ketika melakukan plank untuk memaksimalkan sesi tiga menit, "Kamu bisa mencoba plank jacks (melompat dengan kaki keluar dan masuk sambil memegang posisi plank) dan mountain climbers (berlari di dalam posisi plank)."

Kamu juga dapat melakukan squat dengan menggunakan berat badan sendiri sebagai beban. "Mulailah dengan kaki selebar pinggul. Luruskan tangan ke depan, turunkan bokong ke arah tumit hingga paha sejajar dengan lantai. Kemudian kembali berdiri," kata pelatih fitness, Danny Saltos dari Los Angeles dan pendiri Train With Danny.

Gerakan terakhir yang dapat kamu coba adalah memeluk lutut. Ini adalah cara yang nyaman untuk meregangkan glutes dan punggung bawah. "Berdiri di depan meja, angkat satu lutut ke arah dada pada satu waktu dan lingkarkan kedua tangan di sekitar tulang kering untuk menekannya," kata Saltos.

Tidak nyaman berjongkok di depan rekan kerja? Tidak masalah. Dengan berjalan-jalan saja sudah cukup. Kamu bahkan tidak perlu pergi jauh atau meninggalkan kantor, cukup berjalan-jalan di sekitar meja kerja, menaiki tangga, atau hanya jalan di tempat.

Jika kamu seorang multi-tasker, berjalan-jalanlah selama menerima telepon di mana kamu perlu lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Dengan demikian, kamu bisa berjalan-jalan selama lebih dari tiga menit. (aru)

Baca juga:

Dorong Kreativitas dengan Berjalan Kaki

#Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Atlet Hyrox Minta Maaf karena Tetap Lanjut Berlomba setelah Buang Air Besar di Celana
Ia mengaku seharusnya ia mengambil keputusan berbeda dan keluar dari perlombaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
 Atlet Hyrox Minta Maaf karena Tetap Lanjut Berlomba setelah Buang Air Besar di Celana
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Berita Foto
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Warga berlari di lintasan jogging Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 08 September 2026
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Olahraga
155 Atlet dari 8 Negara Bertanding di Bali, Regenerasi Woodball Indonesia Mulai Menunjukkan Hasil
Indonesia Open Woodball 2026 di Bali diikuti 155 atlet dari delapan negara. Kejuaraan ini menjadi bagian dari pembinaan dan regenerasi atlet muda Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
155 Atlet dari 8 Negara Bertanding di Bali, Regenerasi Woodball Indonesia Mulai Menunjukkan Hasil
Indonesia
Atlet dan Official PON Pantai Ancol 2026 Bakal Dapat Tiket Gratis Wisata dan Transportasi di Jakarta
Atlet PON Pantai Ancol 2026 bisa mendapat tiket gratis wisata hingga transportasi gratis di Jakarta.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Atlet dan Official PON Pantai Ancol 2026 Bakal Dapat Tiket Gratis Wisata dan Transportasi di Jakarta
Fun
Amanda Manopo Ungkap Cara Simpel Lawan Malas Olahraga, Bukan dengan Memaksa Diri
Amanda Manopo membagikan cara menghadapi rasa malas berolahraga. Mulai dari mendengarkan kondisi tubuh, mencoba aktivitas baru hingga mengajak teman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Amanda Manopo Ungkap Cara Simpel Lawan Malas Olahraga, Bukan dengan Memaksa Diri
Fun
Panglima TNI Cup Primarox 2026 Digelar di ICE BSD, Uji Kekuatan Fisik dan Mental ala Military Hybrid Race
Panglima TNI Cup Primarox 2026 akan digelar di ICE BSD, Tangerang. Olahraga ini menguji kekuatan fisik dan mental.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Panglima TNI Cup Primarox 2026 Digelar di ICE BSD, Uji Kekuatan Fisik dan Mental ala Military Hybrid Race
Olahraga
155 Atlet dari 8 Negara Berkompetisi dalam AICE 8th Indonesia Open Woodball Championship 2026 Digelar di Bali
Ajang ini menunjukkan woodball Indonesia terus berkembang secara positif di kancah internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
155 Atlet dari 8 Negara Berkompetisi dalam AICE 8th Indonesia Open Woodball Championship 2026 Digelar di Bali
Olahraga
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK, Polda Metro Kerahkan 1.200 Personel untuk Pengamanan
Pengamanan disiapkan secara berlapis untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK, Polda Metro Kerahkan 1.200 Personel untuk Pengamanan
Olahraga
Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal AFF Back-to-Back
Tim Merah Putih harus puas menempati peringkat 3 dengan 7 poin dari 5 pertandingan, finis di bawah Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin).
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal AFF Back-to-Back
Bagikan