Tiga Lawyer Muda Ini Daftar Caleg Partai Solidaritas Indonesia
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. (MP.com/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Tiga lawyer muda mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Pemilihan Legislatif 2019. Mereka adalah Rian Ernest, Surya Tjandra dan Dini Purwono.
Ketua Umum PSI Grace Natalie mengaku kehadiran tiga orang berlatar belakang hukum di PSI semakin memperkuat image keterbukaan partai muda ini.
"Sama-sama berprofesi sebagai lawyer, Rian, Dini dan Surya ini memiliki fokus berbeda," kata Grace melalui keterangan persnya, Selasa (31/10).
Dijelaskannya, sebagai seorang advokat Dini kerap menangani permasalahan hukum korporasi terkait investasi, pasar modal dan akuisisi selama 20 tahun belakangan. Ia sempat menjadi Senior Associate di firma hukum Hadiputranto, Hadinoto dan Partners (HHP) yang merupakan kantor koresponden dari firma hukum internasional Baker & McKenzie.
"Dia juga mantan staf Menteri Keuangan RI. Di tengah kesibukannya, ia meluangkan waktu untuk mengasuh rubrik Klinik Hukum yang terbit setiap Kamis di Harian Radar Semarang," terangnya.
Sementara itu, Surya adalah lawyer yang banyak membantu para buruh, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di ranah internasional. Ia tercatat sebagai Wakil Presiden International Center for Trade Union Rights, Inggris dan komisioner International Commisision for Labour Rights, sebuah organisasi buruh internasional di New York, Amerika Serikat.
Surya juga merupakan sosok penting saat pengesahan UU No. 24 tahun 2011 mengenai Badan Penyelenggara laminan Sosial (BPJS). Di sana, ia menjadi Koordinator Tim Pembela Rakyat untuk jaminan Sosial (KAJS) yang mengawal pengesahan UU tersebut.
Sedangkan Rian Ernest merupakan lawyer muda yang pernah menjadi staf hukum Basuki Tjahaja Purnama ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Selama bekerja dengan Ahok, Rian sering membantu menelusuri keanehan dari sisi hukum yang dilakukan dalam birokrasi Pemprov DKI. Dalam beberapa kesempatan, Rian juga sering menjadi whistle blower ke KPK atau Bareskrim Polri untuk tindak korupsi oknum PNS di DKI.
"Selain karier yang mentereng, ketiga sosok ini juga memiliki Iatar belakang akademis yang moncer," ujarnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK