Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tiga Langkah Kemenhub Mitigasi Kecelakaan Kereta Api di 2024

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Januari 2024
Tiga Langkah Kemenhub Mitigasi Kecelakaan Kereta Api di 2024

Kecelakaan Kereta Api di Bandung. (Humas Pemprov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tiga kejadian kecelakaan kereta api terjadi dalam satu hari yang sama pada Minggu (14/1). Kecelakaan itu, antara lain tabrakan antara mobil dengan KA Gaya Baru Malam Selatan di Klaten, mobil dengan KA Wijayakusuma di Kab. Banyuwangi, dan mobil dengan KA Datuk Blambangan di Kota Tebing Tinggi. Total terdapat tiga orang meninggal akibat tiga insiden tersebut.

Selain itu, tabrakan juga terjadi terjadi pada awal Januari ini di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang menjadi sorotan publik. Lalu teranyar di Tanggulangin, Jawa Timur.

Baca Juga:

3 Kecelakaan Kereta dalam Sehari, Dirut KAI Angkat Suara

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan, pada tahun 2024 ini berkomitmen untuk memperbaiki semua sinyal dan meningkatkan jalur tunggal kereta (single track) menjadi jalur ganda (double track) di sektor perkeretaapian.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah melakukan evaluasi berkaitan dengan kecelakaan kereta api (KA) yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, dan juga kecelakaan kereta di Tanggulangin, Jawa Timur.

"Dari apa yang kami (Kemenhub) amati sementara ini KNKT belum memberikan suatu hasil (result) bahwa ada kemungkinan kesalahan teknis, pelanggaran standar operasi prosedur (SOP) berarti faktor manusia, dan hal-hal lain yang sedang kita identifikasi," katanya.

Ia menegaskan, telah memberikan laporan kepada Presiden Joko Widodo berkaitan dengan kecelakaan dan ada tiga usulan atau langkah yang disampaikan, untuk tahap pertama dalam jangka pendek ini Kemenhub mereformasi sumber daya manusia (SDM) dan juga berkaitan dengan SOP yang ada di kereta api.

"Itu sedang kami laksanakan, kami sudah lakukan di Kemenhub di mana telah dilakukan perombakan organisasi, serta kami sedang membuat SOP-SOP baru berkaitan dengan hal-hal yang tidak mungkin terjadi," kata Budi.

Sedangkan untuk tahap kedua, Kemenhub memang mengupayakan semua jalur KA menjadi jalur ganda. Jalur kereta api di Bandung maupun Tanggulangin, kondisi jalur keretanya saat ini masih jalur tunggal.

"Berkaitan dengan sinyal, masih terdapat beberapa sinyal perkeretaapian bersifat manual, dan oleh karena itu pada tahun anggaran ini diselesaikan semua yang berkaitan dengan sinyal, khususnya di Jawa. Tetapi untuk pembangunan jalur ganda di Cicalengka ditargetkan dapat selesai pada Mei 2024," kata Budi.

Terkait tahap ketiga, Kemenhub berpikir yang paling aman itu adalah melakukan pembangunan jalur layang untuk kereta api di area kota-kota besar, seperti di Bandung, Semarang, Yogyakarta-Solo dan Surabaya seperti apa yang dilakukan di Jakarta, sehingga tidak ada perlintasan sebidang dan juga sudah memiliki jalur ganda.

Bahkan di Jakarta terdapat yang namanya double-double track, yakni empat jalur kereta berfungsi sekaligus.

"Sekali lagi kami sedang melakukan dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan hasil dari KNKT, serta insya Allah mitigasi yang kami lakukan sudah kami lakukan dan secara internal kami sudah melakukan reformasi, perbaikan SOP, dan kami sudah melaporkan kepada Presiden RI," kata Menhub.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo pun angkat suara soal adanya sejumlah insiden kecelakaan. Menurut dia, kereta api memiliki jalur tersendiri dan tidak dapat berhenti secara tiba-tiba, sehingga pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta api.

"Hal tersebut sesuai UU 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian pasal 124 dan UU 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 114,” kata Didiek kepada awak media di Jakarta, Senin (15/1). (*)

Baca Juga:

KAI Ganti Penuh Tiket Penumpang yang Terdampak Kecelakaan Kereta

#Kereta Api #Kemenhub #Kecelakaan #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Sebanyak 609.657 lansia memanfaatkan tarif reduksi KAI pada Januari-Juni 2026, naik 31,09 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Indonesia
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Pengadaan 54 lokomotif CC205 menjadi bagian dari penyiapan sarana untuk merespons kebutuhan layanan batu bara dan komoditas lainnya di Sumatra bagian selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Indonesia
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
KAI dan INKA memulai integrasi strategis untuk memperkuat industri kereta api nasional. Kebutuhan KRL hingga 2040 diproyeksikan mencapai 156 rangkaian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
Indonesia
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Dengan penemuan dua jenazah tersebut, operasi SAR yang semula dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh, resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban yang tercatat ada 16 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Indonesia
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
KAI mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada armada diesel sejak 1 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
Indonesia
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Seluruh produk yang dihasilkan Balai Yasa Kiaracondong ditujukan untuk menjaga keandalan rel dan jembatan yang menjadi tulang punggung operasional kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
Kejar Target Penerbangan Jet Perdana dari Bandung, Bandara Husein Sastranegara Berpacu dengan Waktu
Kemenhub menargetkan Bandara Husein Sastranegara Bandung melayani pesawat jet mulai 17 Agustus 2026. Operasional penuh ditargetkan 17 September dengan kesiapan Boeing 737-800 dan Airbus A320.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Kejar Target Penerbangan Jet Perdana dari Bandung, Bandara Husein Sastranegara Berpacu dengan Waktu
Bagikan