Tiba di KPU, Petinggi KIK: Nomor Dua, Tinggal Dilanjutkan
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketiga kiri). (ANTARA/Risky Andrianto)
MerahPutih.Com - Sejumlah petinggi Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mulai berdatangan ke KPU pada pukul 18.30 WIB.
Terpantau para Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin lebih dulu tiba di KPU, berselang setengah jam kemudian, beberapa Ketumnya, seperti Grace Natalie (Ketum PSI) dan Airlangga Hartarto (Ketum Golkar) menyusul.
Sekretaris TKN KIK Hasto Kristiyanto mengatakan Jokowi-Ma'ruf akan mengawali segala prosesinya dari Tugu Proklamasi, di mana nanti akan ada doa bersama.
"Kami kompak dalam satu barisan, kami datang ke KPU untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk membantu kelancaran tugas dari KPU," ujar Hasto saat tiba di KPU RI, Jumat (21/9).
Ditanya soal nomor urut yang diinginkan? Hasto menyebut berapapun sama saja.
"Berapapun nomernya kita melihat yang penting dengan momentum Pengambilan nomor urut ini kita memasuki Sebuah tahapan menampilkan gagasan yang terbaik dari Pak Jokowi-Kiai Maruf didukung seluruh tim kampanye. Sehingga kita melihat kualitas demokrasi bisa kita tunjukkan," katanya singkat.
Sementara itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan lebih menginginkan nomor urut 2 alasannya sederhana dua periode.
"Kalau dapat nomor urut 2 tinggal dilanjutkan," tandas Airlangga Hartarto.(Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Soal Posisi Wagub DKI, Taufik Gerindra: PKS Jangan Ribet Lah
Bagikan
Berita Terkait
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sambangi KPK Bahas Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen