Headline

Soal Posisi Wagub DKI, Taufik Gerindra: PKS Jangan Ribet Lah

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 September 2018
Soal Posisi Wagub DKI, Taufik Gerindra: PKS Jangan Ribet Lah

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dan juga Politisi Gerindra M Taufik. Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkomitmen kursi wakil gubernur DKI Jakarya yang ditinggalkan Sandiaga Uno bakal diisi oleh kader partai Dakwah.

Sohibul pun telah meminta Prabowo meneken surat usulan wakil gubernur DKI dari PKS. Dua kader PKS yang disodorkan mengisi kursi DKI 2 adalah mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekertaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengaku belum mengetahui bila Prabowo telah sepakat dengan dua nama kader PKS untuk mengisi kursi wakil gubernur DKI Jakarta.

Taufik justru meminta PKS tak perlu ribet mempermasalahkan kursi DKI 2, yang menyebut Prabowo telah sepakat bahwa posisi tersebut diserahkan kepada PKS.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik
Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik. MP/Asropih.

"Udah lah PKS ngapain sih ribet gitu loh. Heran saya. PKS jangan ribet lah udah," kata Taufik di Posko pemanangan Prabowo-Sandi, kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (21/9).

Taufik meminta PKS untuk berlaku adil dalam pengisian kursi pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu, baiknya Gerindra dan PKS mengsulkan masing-masing satu nama.

"Nyalonin aja dia satu, kami satu, kenapa mesti dari dia dua," imbuhnya.

Taufik mengajak PKS untuk bertarung di DPRD DKI untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Sandiaga. Menurutnya, PKS tak perlu khawatir dengan mekanisme yang adil dengan mengusulkan masing-masing satu nama dari Gerindra maupun PKS.

"Kan dia pasti calon yang terbaik yang diusulkan. Kalau calon-calon terbaik yang diusulkan DPRD kan akan milih yang terbaik, juga kenapa mesti khawatir," tandasnya.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Vietnam Berduka, Presiden Tran Dai Quang Meninggal Dunia

#Politikus Partai Gerindra M Taufik #Partai Gerindra #PKS #Wakil Gubernur DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Bagikan