Thong Thong Lek, Dari Alat Pembangun Sahur sampai Jadi Kesenian Khas Rembang

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 20 Maret 2024
Thong Thong Lek, Dari Alat Pembangun Sahur sampai Jadi Kesenian Khas Rembang

Seorang bapak memukul kentungan. (Foto: treme.desa.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Siapa sangka bila suara kentungan untuk membangunkan orang agar bersahur bisa menjadi seni yang rancak dan asyik didengar?

Itulah yang dibuktikan oleh Nasikun dan Sugeng Sarwono, dua penduduk Rembang, Jawa Tengah, pada 1975. Mereka mengadakan lomba Thong Thong Lek, kentungan yang terbuat dari bambu dengan fungsi awal membangunkan orang sahur di Rembang.

"Setelah diadakannya lomba pada tahun 1975 banyak warga dari desa/kelurahan di Kecamatan Rembang berlomba-lomba membuat grup Thong-thong Lèk," tulis Reni Puspitasari dalam Festival Rakyat Thong-Thong Lek sebagai Arena Gengsi Masyarakat di Kabupaten Rembang.

Beberapa grup Thong Thong Lek juga mengaransemen sejumlah lagu. Salah satunya Irsema. Para pendirinya bernama Soetrisno Kempong, Soedjati, dan Ali Imron.

Baca juga:

Asal-Usul Thong Thong Lek, Kentungan Sahur yang Bikin Melek

Irsema adalah akronim Irama Sedap Malam. Mereka salah satu grup perintis Thong Thong Lek. Mereka tampil sangat ikonik mengusung lagu-lagu Koes Plus.

Soetrisno Kempong (58), Soedjati (60), dan Ali Imron (57) sempat bereuni pada 2009. Para pensiuan pegawai negeri sipil tersebut memutuskan kembali naik gelanggang di tengah merosotnya pamor Thong Lek. Mereka mengajak kaum muda menghidupkan kembali Thong Lek di Desa Sidowayah, Rembang.

“Selain reuni Irsema, kami hanya ingin mengingatkan kembali hakikat Thong Thong Klek pada masyarakat Rembang, ngentongi wong kon melek,” ujar Kempong kepada Albertus Hendriyo Widi, “Ramadhan: Gugah Sahur Rasa Koes Plus”, tersua dalam Kompas, 10 September 2009.

Baca juga:

Mengenang Masa Silam Kentungan Sahur Ramadan

Mereka membentuk Irsema lantaran satu kesamaan, sama-sama penggemar Koes Plus. Tak heran sejak terlahir pada 1972 hingga kembali reuni, lagu-lagu sang idola senantiasa tersaji, selain tembang pamungkas gubahan Irsema bertajuk "Irama Sedap Malam".

Kini, Irsema tak lagi was-was. Thong Lek telah menjadi gelaran festival rutin Kabupaten Rembang saban Ramadan. Tiap-tiap grup akan unjuk kebolehan di ajang tersebut untuk menjadi juara.

Tahun ini, festival Thong Thong Lek akan digelar tiga hari sebelum Idulfitri di Rembang.

Kentungan pada Thong Lek bersalin rupa mengikuti perkembangan zaman. Bilah bambu berongga tersebut memang memiliki kaitan erat dengan Islam. Tak sekadar perkara sahur, pada suatu masa kentungan menjadi pemantik sengketa argumentasi di kalangan kiai dan santri. (*)

Baca juga:

Nyomok Tempe, Sajian Khas Rembang yang Lezat

#Wisata Rembang #Puasa #Ramadan #Tradisi Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Menekankan pentingnya pengaturan pola distribusi makanan agar keamanan pangan dan kandungan gizi tetap terjamin.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Indonesia
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Bonus bagi mitra nantinya diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Lifestyle
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H: Bacaan, Jadwal, dan Keutamaannya
Niat puasa Ayyamul Bidh bulan Rajab 1447 H lengkap dengan jadwal Januari 2026 serta keutamaan puasa sunnah yang bernilai pahala besar.
ImanK - Minggu, 04 Januari 2026
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H: Bacaan, Jadwal, dan Keutamaannya
Indonesia
Pameran Foto Jurnalistik ‘SANTRI V.2’ Hadirkan Imaji Kehidupan Pondok Pesantren
Mengingat dan meneladani kembali peran santri dalam sejarah panjang Republik Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Oktober 2025
Pameran Foto Jurnalistik ‘SANTRI V.2’ Hadirkan Imaji Kehidupan Pondok Pesantren
Lifestyle
Intermittent Fasting, antara Janji dan Jebakan, Bisa Bermanfaat Juga Tingkatkan Risiko Kardiovaskular
Mereka yang membatasi makan kurang dari delapan jam sehari memiliki risiko 135 persen lebih tinggi meninggal akibat penyakit kardiovaskular.
Dwi Astarini - Selasa, 02 September 2025
Intermittent Fasting, antara Janji dan Jebakan, Bisa Bermanfaat Juga Tingkatkan Risiko Kardiovaskular
Lifestyle
Puasa Tasua dan Asyura 2025: Jadwal, Keutamaan, dan Niat Lengkap
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2025: Puasa Tasua (9 Muharram): Sabtu, 5 Juli 2025 Puasa Asyura (10 Muharram): Minggu, 6 Juli 2025
ImanK - Kamis, 03 Juli 2025
Puasa Tasua dan Asyura 2025: Jadwal, Keutamaan, dan Niat Lengkap
Indonesia
Mengenal Puasa Hari-Hari Putih Menurut Kalender Hijriah
Berpuasa Yaumul Bidh juga meningkatkan rasa syukur dan kepedulian terhadap orang miskin dan tidak punya apapun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Juni 2025
Mengenal Puasa Hari-Hari Putih Menurut Kalender Hijriah
Indonesia
PT KAI Angkut 4,3 Juta Orang Pemudik, Ada 10 KA Jarak Jauh Jadi Favorit
Okupansi kereta api yang melebihi angka 100 persen. Hal ini disebabkan adanya penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 April 2025
PT KAI Angkut 4,3 Juta Orang Pemudik, Ada 10 KA Jarak Jauh Jadi Favorit
Indonesia
Hal Unik Yang Terjadi di Tradisi Kupatan Setiap 8 Syawal di Indonesia
Tradisi Kupatan disebut sudah ada sejak perkembangan agama Islam di Nusantara. Tepatnya diperkirakan pada tahun 1600-an.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 April 2025
Hal Unik Yang Terjadi di Tradisi Kupatan Setiap 8 Syawal di Indonesia
Bagikan