Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Asal-Usul Thong Thong Lek, Kentungan Sahur yang Bikin Melek

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 20 Maret 2024
Asal-Usul Thong Thong Lek, Kentungan Sahur yang Bikin Melek

Kentongan berbahan bambu sebagai sarana menggugah sahur. (Foto: Tropenmuseum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Suara ketukan kentungan membentuk harmoni, ritmik, dan merancak. Gema suara itu semakin semarak disusul alunan musik elektronik, seperti gitar, bass, dan keyboard.

Begitu mulai dilagukan rombongan langsung bergerak keliling kampung untuk membangunkan sahur. Orang Rembang, Jawa Tengah, menyebutnya Thong-Thong Lek.

Baca juga:

Mengenang Masa Silam Kentungan Sahur Ramadan

Secara konvensional, alat musik Thong Thong Lek berbahan bambu sebab Rembang dikenal sebagai daerah penghasil pohon bernama Latin Bambusoideae. 'Thong' merupakan suara dari kentongan saat dipukul, sementara 'Lek' dari kata 'melek'.

Maka, Thong Thong Lek merupakan sarana masyarakat agar terjaga dari tidur dengan membunyikan kentungan. Selain alat musik dari bambu, sebagai bas dalam harmoni itu menggunakan Jun atau gentong air kemudian dipukul menggunakan sandal.

Kentungan besar di salah satu daerah di Jawa. (Foto: Tropenmuseum)
Kentungan besar di salah satu daerah di Jawa. (Foto: Tropenmuseum)

Seiring perkembangannya, alat musik bambu tersebut kawin-mawin dengan alat musik eletronik, seperti gitar, bass, keyboard, hingga drum. Dari semula hanya berkeliling kampung, kesenian Thong Thong Lek makin populer di kalangan masyarakat Rembang saat mulai dipagelarkan dalam sebuah festival pada 1975.

“Pak Sugeng Sarwono (Camat Rembang) dan Pak Nasikun sebagai awal dari pelaksanaan lomba itu jadi promotornya. Jadi, mewadahi situasi lapangan saat itu kan rame. Lalu diadakan lomba di halaman kecamatan kota jalan Diponegoro depan BRI,” kata Bambang Suharyanto salah satu perserta lomba, dikutip oleh Reni Puspitasari dalam “Festival Rakyat Thong Thong Lek sebagai Gengsi Arena di Kabupaten Rembang”. (*)

Baca juga:

MR.DIY dan Sisca Soewitomo Bagikan Ide Menu Sahur dan Berbuka Puasa

#Puasa #Ramadan #Tradisi Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Lifestyle
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Seseorang yang masih memiliki utang puasa Ramadan sebaiknya mendahulukan puasa wajib.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Indonesia
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Syafrin juga berujar, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah penumpang meski tidak signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Indonesia
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Bagikan