Games

'The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom' Berjalan Lancar di Nintendo Switch

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Mei 2023
'The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom' Berjalan Lancar di Nintendo Switch

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom hadir dengan optimalisasi yang sepantasnya untuk game AAA garapan Nintendo. (Foto: Nintendo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK analis video game yang mengatakan The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom tidak akan berjalan lancar di Nintendo Switch. Namun, hal tersebut ternyata salah. Faktanya game AAA tersebut berjalan sangat lancar di konsol terkini dari Nintendo itu.

Mengutip laman Kotaku, konsol yang debut pada 2017 tersebut ternyata masih bisa menjalankan The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom dengan sangat lancar di 30 frame per detik. Kenyamanan dan optimalisasi bermain ini serupa ketika pemain memainkan The Legend of Zelda: Breath of the Wild yang rilis pada 2017 di konsol yang sama.

Baca juga:

Metroid Fusion Meluncur ke Nintendo Switch Online

Analis game Digital Foundry membuktikan bahwa hampir semua tempat di The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom dapat berjalan hingga 30 frame per detik, dari mode handheld ke mode dock. Bahkan game besutan Nintendo ini masih bisa melakukan mode rekam video, dan memiliki hasil capture yang sama apiknya dengan game sebelumnya.

Pengurangan frame per detik tersebut meliput kemampuan Ultrahand milik Link, serta area yang ramai di Kakariko Village. Tapi hal tersebut tidak sepenuhnya merusak kenyamanan bermain di game The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom.

Render yang digarap di The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom pun serupa dengan The Legend of Zelda: Breath of the Wild. Dimana ada perubahan dari draw distance yang lebih luas, bayangan yang lebih detail, serta awan dan kabut yang diperbarui. Bahkan, The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom memiliki kecepatan loading hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan game pendahulunya ketika pemain mengakses fitur fast-traveling.

Namun seperti game Zelda di Nintendo Switch sebelumnya, The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom hanya dapat memproyeksi permainan dengan resolusi maksimal 720 piksel, di Nintendo Switch standar maupun versi OLED. Tapi hal tersebut tidak membuat game tersebut menjadi deal-breaker dengan harga yang diperbarui untuk game AAA Nintendo.

Baca juga:

Bocoran Terakhir The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom

Ini menjadi inovasi terbaru Nintendo dalam mengoptimalisasi The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom. Meski sebelumnya perusahaan tersebut merilis Pokemon Scarlet & Violet dengan optimalisasi yang membutuhkan banyak revisi. Size 16 gigabyte untuk The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom pun bukan menjadi masalah untuk sebuah game digital dengan waktu bermain yang lama.

Rilis pada 12 Mei 2023, penggemar seri game ini bisa memainkan The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom secara eksklusif di Nintendo Switch. (dnz)

Baca juga:

Nintendo: Konsol Switch yang Lama Tidak Diisi Daya Bisa Rusak

#Game #Nintendo
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Lifestyle
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran perdananya di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Indonesia
Politikus DPR Dukung Pembatasan Usia Game Online, Platform Wajib Patuhi Regulasi Nasional
Selain pembatasan usia, menurut dia, harus ada juga kontrol orang tua (parental controls) yang mudah dipakai, termasuk pengaturan waktu bermain untuk pengguna di bawah umur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Politikus DPR Dukung Pembatasan Usia Game Online, Platform Wajib Patuhi Regulasi Nasional
Bagikan