Kesehatan

Tetap Terhidrasi saat Musim Panas, ini Triknya

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 21 Februari 2022
Tetap Terhidrasi saat Musim Panas, ini Triknya

Jaga tubuh agar tetap terhidrasi di musim panas. (Foto: pexels/Engin Akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT menjelang musim panas, perubahan mulai terasa. Cuaca yang panas membuat kamu akan lebih mudah terkena dehidrasi. Kondisi kekurangan cairan tersebut bisa amat berbahaya untuk tubuhmu. Bahkan bisa mengancam nyawa. Itulah mengapa menjaga tubuh tetap terhidrasi di musim panas amatlah penting.

Agar tetap terhidrasi, tak sedikit orang yang menyediakan kopi, eskrim, dan teh untuk menyegarkan diri di musim panas. Beberapa minuman tersebut memang menyegarkan, tapi itu bukanlah cara yang benar-benar tepat untuk mengatasi dehidrasi. Seperti dilansir Pinkvilla, berikut cara yang tepat untuk membantu kamu tetap terhidrasi di musim panas.

BACA JUGA:

Waspada Jika Berat Badan Turun Secara Drastis


1. Konsumsi Air Mineral secara Teratur

air
Minum air secara teratur menjaga tubuh tetap terhidrasi. (Foto: pexels/Pixabay)


Cara terbaik untuk mengatasi dehidrasi ialah minum banyak air. Orang dewasa disarankan minum 4 liter per hari. Air dapat mencegah dehidrasi yang disebabkan keringat berlebihan. Tubuh membutuhkan banyak air untuk proses metabolisme tubuh. Jika kamu mengonsumsi air dalam jumlah yang sedikit, itu akan menyebabkan dehidrasi bahkan bisa menyebabkan hilangnya kesadaran atau pingsan.


2. Makan Buah-Buahan yang Berair

buah-buahan
Buah-buahan memiliki banyak manfaat, salah satunya membuat tubuh tetap terhidrasi. (Foto: pexels/Viktoria Slowikowska)


Makan buah-buahan yang segar dan memiliki banyak kandungan air akan membuat kamu tetap terhidrasi. Kamu bisa memasukkan buah-buahan berair tersebut ke daftar makanan diet harianmu. Semangka, anggur, melon, jeruk, dan delima ialah beberapa pilihan buah yang baik untuk menyegarkan tenggorok untuk mengalahkan panas matahari yang terik. Buah tersebut dapat membantu mengembalikan air yang hilang di dalam tubuh sehingga kamu dapat tetap aktif beraktivitas sepanjang hari di musim panas.


3. Jus dan Lemon

jus jeruk
Jus dan lemon menjadi salah satu minuman yang tepat untuk dikonsumsi saat musim panas. (Foto: pexels/Kindel Media)

Cara lain yang jarang diterapkan dalam mengatasi dehidrasi yaitu dengan meminum jus segar dan lemon. Hindari mengonsumsi minuman bersoda karena hanya akan meredakan haus secara sementara, malah lebih banyak membuat tubuh menjadi cepat rusak. Cobalah untuk meminum jus segar dan lemon buatan sendiri. Kamu akan melihat perbedaannya.

Namun, jika kamu masih merasakan gejala dehidrasi, lebih baik kamu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(pid)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan