Tetap Berolahraga saat Traveling, ini Triknya
Berolahraga saat traveling bisa banget dilakukan tanpa alokasi waktu khusus. (foto: pixabay/myriamfotos)
TRAVELING merupakan tantangan terberat bagi orang yang menerapkan pola hidup sehat. Jika di hari normal, kamu menyempatkan berolahraga, ketika sedang melancong rasanya mustahil untuk tetap berolahraga. Waktu yang terbatas membuat kamu sulit berolahraga di sela-sela liburan meskipun hanya 10 menit.
Tenang, kamu bisa kok menyiasati waktu olahraga saat liburan agar tetap fit tanpa perlu repot-repot meluangkan waktu khusus. Berikut beberapa aktivitas menyehatkan yang bisa kamu lakukan kala melancong.
1. Berjalan
Jalan kaki merupakan salah satu olahraga kardio yang paling mudah untuk dilakukan. Meskipun terkesan mudah, jalan kaki dapat membakar kalori secara efektif. Dengan berjalan kaki selama 60 menit, kamu telah membakar 200 kalori. Jumlah tersebut semakin bertambah apabila kamu berjalan cepat. Ketika berlibur, kamu bisa memilih olahraga sederhana tersebut dengan cara memberdayakan tenaga dan kaki untuk mengeksplorasi tempat-tempat wisata. Lupakan taksi daring dan mulailah berjalan kemana pun kamu pergi.
2. Lari
Setelah memutuskan untuk mengeksplorasi tempat wisata dengan berjalan kaki, kamu bisa sesekali berlari-lari kecil. Berlari-larilah sekitar penginapan. Jika kamu ingin pengalaman berbeda, carilah tempat wisata dengan wilayah cukup luas sehingga kau bisa puas lari di sana. Tubuh dan jiwamu pun akan terasa segar.
3. Yoga
Tanpa mengeluarkan biaya ekstra, kamu bisa yoga di mana pun dan kapan pun. Selain yoga, kamu juga bisa melakukan olahraga lainnya, seperti sit-up, push-up, atau pilates. Bosan dengan olahraga di dalam ruangan? Cobalah berolahraga di taman sekitar atau pantai. Kamu bisa menikmati udara segar sembari berolahraga.
4. Bersepeda
Sepeda merupakan olahraga kardio yang menyehatkan dan menyenangkan. Sebuah studi mengungkapkan bersepeda jauh lebih sehat jika dibandingkan dengan jalan kaki atau naik kendaraan. Kamu bisa menikmati pemandangan kota secara efektif dan efisien dengan sepeda. Kalori yang terbakar saat bersepeda santai yakni 272 kalori per jam. Kecepatan kamu dalam mengayuh sepeda menentukan berapa banyak kalori yang terbakar. Semakin cepat kamu mengayuh sepeda, semakin banyak pula kalori yang terbakar.
5. Hiking
Bagi kamu yang sedang merencanakan agenda liburan yang memungkinkan tetap berolahraga, pilihlah hiking ke gunung. Kamu bisa memilih sehari perjalanan atau beberapa hari perjalanan. Selain mendapatkan tubuh yang sehat, kamu pun lebih rileks saat harus menyatu dengan alam.
6. Olahraga Air
Pantai selalu menjadi destinasi wisata bagi banyak orang. Di sekitar pantai, kamu bisa mendapatkan makanan lezat berupa hasil laut, seperti ikan, kepiting, hingga udang. Selain menikmati makanan lezat, liburan ke pantai juga menyuguhkan sejumlah olahraga air yang mengasyikkan. Kamu bisa berenang di laut. Selain renang, pilihan olahraga air yang bisa dilakukan di pantai ialah ski atau selancar. Apabila ingin bersantai di tepi pantai, ada pula olahraga yang bisa kamu lakukan, misalnya voli pantai atau yoga. (avia)
Bagikan
Berita Terkait
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata