Tersentuh Sikap Hangat Prabowo, Pekerja Migran di Korea: Beliau Seperti Sosok Ayah bagi Kami

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
Tersentuh Sikap Hangat Prabowo, Pekerja Migran di Korea: Beliau Seperti Sosok Ayah bagi Kami

Momen hangat terjadi saat Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para pekerja migran Indonesia (PMI) di Gyeongju, Korea Selatan. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Momen haru terjadi saat Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para pekerja migran Indonesia (PMI) di Gyeongju, Korea Selatan. Dalam suasana penuh keakraban, banyak pekerja migran mengaku terharu oleh perhatian dan sikap ramah Presiden, yang mereka anggap seperti sosok ayah di negeri perantauan.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 yang dihadiri Presiden Prabowo di Korea Selatan. Kegiatan itu menjadi kesempatan bagi Kepala Negara untuk menyapa langsung warga Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Baca juga:

Presiden Prabowo Telah Tiba di Korea Selatan, Ini Agenda dan Isu KTT APEC 2025

Salah satu pekerja migran, Martinus Andi Irawan, mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Pria asal Jawa Timur yang bekerja di industri manufaktur kapal dan telah menetap di Korea sejak 2018 itu menceritakan kesan mendalam dari pertemuan tersebut.

“Bapak Presiden tadi sempat bertanya sudah berapa lama saya bekerja di Korea, keluarga tinggal di mana, dan juga menanyakan apakah saya betah di sini,” tutur Martinus, Jumat (31/10).

Menurut Martinus, perhatian tulus Presiden terasa sangat personal dan hangat. Ia mengaku tersentuh karena merasa seperti dikunjungi oleh sosok ayah sendiri.

“Saya sangat terkesan dengan pertanyaan Bapak Presiden. Beliau seperti sosok seorang bapak bagi kami. Kami memang merindukan ayah,” ucapnya.

Baca juga:

Presiden Prabowo tengah Pikir-Pikir Tetapkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Janji akan Beri Keputusan

Martinus menilai kehadiran Presiden Prabowo membawa semangat dan perhatian nyata bagi para pekerja migran yang selama ini berjuang jauh dari keluarga. Ia menyebut momen itu sebagai kesempatan langka yang akan selalu diingat.

“Saya merasa bangga, karena ini kesempatan yang sangat langka bisa menyapa langsung Bapak Presiden,” katanya.

Lebih lanjut, Martinus berharap agar ke depan Indonesia dapat menjadi negara industri yang kuat seperti Korea Selatan, sehingga masyarakat tidak perlu pergi jauh ke luar negeri untuk mencari penghidupan yang layak.

“Harapan saya, semoga bangsa kita bisa menjadi bangsa industri seperti Korea,” harapnya. (Pon)

#Presiden Prabowo Subianto #Pekerja Migran Indonesia #Korea Selatan #Kunjungan Kenegaraan #APEC
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PM India Narendra Modi akan Berkunjung, Buka Peluang Kerja Sama Menguntungkan dengan Indonesia
Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang direncanakan pada pertengahan tahun ini
Dwi Astarini - 1 jam, 43 menit lalu
PM India Narendra Modi akan Berkunjung, Buka Peluang Kerja Sama Menguntungkan dengan Indonesia
Indonesia
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Menlu Qatar juga membahas rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Informasi ini diunggah akun TikTok “TENTANG MEDIA”.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Indonesia
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Pemberdayaan sosial menjadi salah satu jalan yang bisa diadopsi oleh Pemerintah, pemangku kepentingan, industri atau perusahaan untuk meningkatkan keahlian lulusan SMK agar bisa diterima di pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Juni 2026
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Indonesia
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat perdagangan dan investasi. Dorong percepatan penyelesaian perjanjian IEU-CEPA.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Diplomasi untuk Jaga Perdamaian Dunia
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat kerja sama diplomasi untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Diplomasi untuk Jaga Perdamaian Dunia
Indonesia
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Kunjungan itu menandai rangkaian peringatan 75 tahun hubungan bilateral kedua negara yang akan diperingati pada 2027.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Kedua presiden membahas potensi kerja sama bisnis, energi, iklim, tenaga kerja, dan budaya.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Bagikan