Tersangka Pembunuh Satpam Lokalisasi Ditangkap

Eddy FloEddy Flo - Senin, 16 Oktober 2017
Tersangka Pembunuh Satpam Lokalisasi Ditangkap

Ilustrasi ditangkap (Foto: Warinternasional)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pelaku pembunuhan terhadap seorang satpam di sebuah lokalisasi di Sampit, Kalimantan Tengah ditangkap pihak kepolisian.

Hanya sehari melarikan diri, pelaku yang diketahui bernama Darsyah (30) tahun dibekuk lewat timah panas polisi lantaran berusaha melawan.

"Dia sudah diberikan penanganan medis, kemudian ditahan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka," kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom, di Sampit, Minggu (15/10).

Sebagaimana dilansir Antara, Darsyah diduga membunuh Robik Hartono (35), anggota satuan pengamanan (satpam) di lokalisasi Jalan Jenderal Sudirman Km 12, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang, Sampit pada Sabtu (14/10) tengah malam.

Saat malam kejadian, Darsyah terlibat cekcok dengan seorang sopir truk yang tidak sengaja bak truknya menyangkut kabel jaringan televisi ke rumah Darsyah.

Korban saat itu berusaha melerai, namun disikapi dengan emosional oleh Darsyah yang kemudian menusuk dengan senjata tajam hingga korban meninggal dunia saat dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit.

Usai kejadian, Darsyah langsung kabur. Namun polisi dengan cepat menyelidiki dan mengintai persembunyian Darsyah, berbekal informasi sejumlah warga.

Pencarian cepat oleh polisi akhirnya membuahkan hasil. Polisi berhasil menangkap Darsyah di perumahan karyawan salah satu perkebunan kelapa sawit di Jalan Jenderal Sudirman Km 26 Sampit.

Polisi terpaksa melumpuhkan dengan timah panas di kaki kiri karena tersangka berusaha melawan saat hendak ditangkap.

Saat itu, polisi juga khawatir tersangka masih memegang pisau yang digunakannya untuk membunuh korban.

Namun setelah berhasil ditangkap dan diinterogasi, tersangka mengaku sudah membuang pisau tersebut ke salah satu tempat.

"Saat ditangkap, dia sedang seorang diri. Pisaunya sudah kami temukan dan kami amankan untuk dijadikan barang bukti," kata AKP Todoan Gultom.

Todoan menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku. Tersangka akan mendapat ganjaran sesuai dengan tindak pidana yang dilakukannya.(*)

#Kasus Pembunuhan #Pembunuhan #Kalimantan Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pelaku Pembunuhan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara
Pelaku pembunuhan Bobotoh di Cibinong kini sudah ditangkap. Tersangka terancam 15 tahun penjara.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Terancam 15 Tahun Penjara
Indonesia
Pembacok Bobotoh Muda ARK Buang Celurit di Jalan, Sembunyi 4 KM dari TKP
Pelaku pembacokan Bobotoh muda ARK ditangkap polisi dekat TKP usai membuang celurit ke selokan. Simak kronologi lengkap penangkapannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Pembacok Bobotoh Muda ARK Buang Celurit di Jalan, Sembunyi 4 KM dari TKP
Indonesia
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Polisi tangkap pelaku pembacokan Bobotoh muda ARK di Cibinong kurang dari 24 jam usai laga Pakansari. Baca fakta penangkapannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Dunia
Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Terdakwa, yang memiliki hubungan asmara dengan korban, telah didakwa atas tuduhan membahayakan nyawa, kesehatan, atau keselamatan orang lain.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Indonesia
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Tanpa ada sinar matahari yang menembus, langit Buntok, Kalimantan Tengah, berubah menguning kelabu akibat tebalnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Asap Tebal Karhutla Ubah Langit Buntok Kalteng Menguning Kelabu, Berasa Lagi di Mars
Indonesia
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Pemerintah memperkuat pemadaman karhutla di Kalteng dan Sumsel. Data Kemenhut mencatat hotspot nasional turun 77,5 persen dalam 24 jam terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Hotspot Karhutla Turun 77,5 Persen, Pemerintah Perkuat Pemadaman di Kalteng dan Sumsel
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
OMC sempat dilakukan sekali dengan menyebarkan 800 kilogram garam selama dua jam delapan menit. Namun, hasilnya nihil.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
Bagikan