Terpancing Ajakan Konvoi Hitamkan Solo, Puluhan Pesilat Diamankan Polisi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2020
Terpancing Ajakan Konvoi Hitamkan Solo, Puluhan Pesilat Diamankan Polisi

Razia polisi di Solo. (Foto: Ismail/Jawa Tengah).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 23 orang pesilat diamankan aparat gabungan Polresta Surakarta dan TNI di Plaza Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/9) malam.

Anggota pesilat ini diamankan setelah terhasut ajakan konvoi hitamkan Solo di media sosial sebagai buntut adanya pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dibacok orang tidak dikenal pada Senin (14/9).

Kabagops Polresta Solo Kompol I Ketut Sukarda mengatakan, sebagian anggota pesilat yang diamankan ini masih berusia remaja, bahkan ada enam di antaranya yang masih duduk di bangku SMP. Mereka tercatat sebagai pelajar SMP di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Baca Juga:

Waspadai Potensi Penularan COVID-19 di Pengungsian

"Total ada 23 orang diamankan petugas saat patroli antisipasi aksi menghitamkan Solo di Plaza Manahan, Selasa malam," ujar Sukarda, Rabu (23/9).

Ia menjelaskan, anggota pesilat ini datang berkelompok naik sepeda motor. Mereka bisa lolos dari penyekatan petugas di pintu masuk Solo dengan mengelabuhi petugas dengan cara tidak memakai seragam perguruan silat.

"Setibanya di kawasan Stadion Manah mereka baru memakai seragam silat. Bahkan ada yang menyembunyikan seragam silat di jok sepeda motor. Kami geledah dompetnya menemukan KTA (Kartu Tanda Anggota) perguruan silat," kata dia.

Semua anggota pesilat yang diamankan petugas, kata Sukarda, langsung dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk dimintai keterangan serta dilakukan pendataan dan pembinaan. Mereka boleh pulang dengan syarat dijemput orang tuanya.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjenguk anggota pesilat yang dianiaya orang tidak dikenal, Rabu (23/9). (MP/Ismail)
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjenguk anggota pesilat yang dianiaya orang tidak dikenal, Rabu (23/9). (MP/Ismail)

"Kami tidak ingin ada pihak yang berusaha mengganggu keamanan di Solo. Konvoi di jalan raya dan berkerumunan di tengah pandemi COVID-19 dilarang," kata dia.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, megatakan ada 1.000 petugas keamanan gabungan TNI dan Polri berjaga di Kota Solo setelah menerima adanya informasi anggota pesilat dari berbagai daerah masuk akan Solo. Ia memastikan situasi Solo aman dan kondusif.

"Tidak ada pengerahan massa pesilat di Solo pada Selasa malam. Kami minta untuk mempercayakan pada polri dalam menangani kasus penganiayaan terhadap anggota pesilat di Solo," tutup Ade. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Tunda Pilkada, Kemanusiaan Lebih Penting dari Politik

#Polisi #Kerusuhan Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Profil AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Bergelar Doktor yang Mundur demi Hati Nurani
Netty secara mengejutkan memilih menyudahi masa dinas aktifnya demi mempertahankan prinsip serta hati nurani.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Profil AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Bergelar Doktor yang Mundur demi Hati Nurani
Indonesia
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan Imbauan
Pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan  Imbauan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Polres Bogor usut kematian Bobotoh ARK (16) di KM 50 Cimandala usai laga Garudayaksa vs Persib. Kapolres periksa saksi. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Indonesia
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Saat ini, korban telah ditempatkan di rumah aman dengan pendampingan tim perlindungan anak UPTD PPA Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Bagikan