MERAHPUTIH.COM – NAMA AKBP Dr Netty Rosdiana Siagian tengah menjadi sorotan publik. Perwira menengah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dikenal dengan rekam jejak mentereng ini, secara mengejutkan memilih menyudahi masa dinas aktifnya demi mempertahankan prinsip serta hati nurani.
Langkah berani polwan bergelar Doktor Hukum ini menuai banyak hormat dan apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.
Rekam Jejak Karier di Wilayah Strategis
Sepanjang berkarier di kepolisian, AKBP Netty Rosdiana kerap dipercaya mengemban jabatan penting, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Ia dikenal sebagai perwira yang tangguh di lapangan sekaligus cemerlang di bidang akademis.
Beberapa posisi strategis pernah diembannya, yakni:
• Kanit BM Ditlantas Polda Metro Jaya (2005): Menjadi salah satu pelopor polwan pengendara motor besar (moge).
• Kapolsek Sunda Kelapa (2018): Memimpin pengamanan di wilayah pelabuhan krusial Jakarta Utara saat berpangkat kompol.
• Kapolsek Metro Menteng (2022): Dipercaya menjaga keamanan di wilayah Ring 1 Jakarta Pusat yang menjadi pusat pemerintahan dan diplomatik.
• Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya: Menangani berbagai kasus tindak pidana khusus.
• Kabagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya: Jabatan struktural terakhirnya sebelum memutuskan untuk pensiun dini.
Baca juga:
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Bertabur Prestasi dan Rekor Dunia
Tidak hanya piawai dalam tugas operasional, Netty juga menorehkan prestasi di kancah nasional dan internasional.
Pada 2005, ia memelopori terbentuknya The Road Force Blue, yang kemudian memecahkan Rekor MURI dan Dunia pada 2009 sebagai pasukan perempuan pengawal kenegaraan pertama. Komitmennya pada profesi dan sosial juga membuahkan sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Indonesia Women Excellence Award, Metrapolitika Award, dan AMKI Kartini Award.
Di bidang akademis, ia sukses meraih gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Sriwijaya dengan predikat cum laude, membuktikan kesibukan sebagai perwira polisi tidak menghalanginya untuk mengejar pendidikan tertinggi.
Kehidupan Pribadi dan Pilihan Hidup
Di kehidupan pribadinya, AKBP Netty merupakan istri dari perwira tinggi Polri, Brigjen Pol (Purn) Puji Santosa. Pernikahan mereka dikaruniai dua putri yang kini juga menorehkan prestasi di bidang akademis.
Keputusannya untuk mundur dari dinas aktif Polri pada akhir 2026 menegaskan sisi lain dari sosok Netty, seorang Bhayangkara yang menempatkan integritas di atas segalanya.
Melalui pernyataan resminya yang viral, Netty memilih melepaskan jabatannya demi menjaga hati nurani, sebuah langkah langka yang kini dicatat sebagai bagian penting dari perjalanan hidupnya.(knu)
Baca juga: