Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Teror Terminal Kampung Melayu Berkarakter Serangan ISIS

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 26 Mei 2017
Teror Terminal Kampung Melayu Berkarakter Serangan ISIS

Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan penyisiran di lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Rabu (24/5) malam. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mabes Polri menyatakan tiga orang yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri, Kamis (25/5) kemarin, masih jaringan dari pelaku bom panci di Cicendo, Bandung, akhir tahun 2016.

"Tiga orang ini merupakan satu sel (jaringan) dengan sel-sel yang ada terkait Cicendo," ujar Kabagpenum Divhumas Polri Kombes (Pol) Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jumat (26/5).

Saat ini, Densus masih memetakan jaringan lain yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketiganya diduga merupakan sel-sel baru yang terbentuk dari rekrutan simpatisan-simpatisan sel lama.

"Mereka orang-orang yang ingin perjuangkan ideologi dengan cara kekerasan, menebar rasa takut," ucap Martinus.

Martinus mengatakan, pola serangan yang digunakan oleh para jaringan teroris belakangan ini memang ciri khas dari kelompok ISIS.

Kelompok ISIS, terutama jaringannya di Indonesia kerap menggunakan bom panci yang dimasukkan benda-benda tajam seperti paku, gotri dan mur untuk memambah daya mematikan dari bom yanh dibuatnya.

"Indikasi tersebut bahwa ini adalah kelompok jaringan di Indonesia sehingga dengan mudah dapat pahami ini adalah karakter ISIS. Itu memang sudah tahu mereka yang melakukan," jelas Martinus.

Densus juga masih mendalami adanya peran Maman Abdurahman atas serangkaian ledakan bom yang terjadi akhir-akhir ini.

"Apa ini sudah dibaiat, masih didalami. Karena sel itu memiliki lone wolf, bergerak sendiri-sendiri," tukas Martinus. (Ayp)

Baca juga berita terkait serangan teror di Terminal Kampung Melayu lainnya: Densus Tangkap Tiga Orang Terkait Bom Kampung Melayu

#ISIS #Ledakan Diduga Bom #Polres Jakarta Timur #Densus 88
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Jumlah penangkapan tersangka terorisme tahun ini lebih rendah jika dibandingkan dengan 2023, yakni sebanyak 147 orang dan pada 2024 sebesar 55 orang.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Berita Foto
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Konferensi pers penanganan rekrutmen secara online terhadap anak-anak oleh kelompok teroris di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 18 November 2025
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Indonesia
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda
Anak itu direkrut melalui modus penyebaran, propaganda dilakukan secara bertahap lewat media sosial hingga game online.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 November 2025
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda
Bagikan