Musik

Teror Klitih Digambarkan Shaggydog lewat Lagu 'Koboi Kota'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 10 Oktober 2022
Teror Klitih Digambarkan Shaggydog lewat Lagu 'Koboi Kota'

Personel Shaggydog mengaku sempat khawatir dengan klitih. (Foto: DoggyHouse Records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNIT ska asal Yogyakarta Shaggydog merilis single terbaru berjudul Koboi Kota. Lagu bertema suram ini terinspirasi dari fenomena klitih yang sempat meneror beberapa waktu lalu. Fenomena yang terjadi di Yogyakarta ini juga sempat ramai di media sosial, dengan merebaknya tagar #klitih.

Sebagai warga Jogja sekaligus musisi yang sering berkegiatan di malam hari, fenomena klitih turut mengundang kekhawatiran dari para personil Shaggydog.

“Jadi selama bulan puasa itu Shaggydog kan sedang rekaman lagu untuk album baru kami. Sering banget pulang mendekati subuh, tentu saja pulangnya ada rasa was-was kalo nanti dibacok orang dari belakang,” ungkap Heruwa dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (10/10).

Baca juga:

Terinspirasi Tragedi Kanjuruhan, Iwan Fals Lahirkan Lagu Sarat Makna

Teror Klitih Digambarkan Shaggydog lewat Lagu 'Koboi Kota'
Fenomena klitih di Jogja dijadikan inspirasi lagu oleh Shaggydog. (Foto: DoggyHouse Records)

Istilah klitih sebelumnya dimaknai sebagai aktivitas keliling kota untuk mengisi waktu luang tanpa tujuan yang jelas. Term ini lalu diadopsi oleh para pelajar sebagai kegiatan mencari musuh dari sekolah lain. Kini klitih berkembang menjadi kejahatan jalanan dari anak muda pengecut yang menargetkan pengendara sepeda motor secara acak di malam hari.

Alih-alih mengurangi aktivitas bermusik, kekhawatiran tersebut justru dijadikan inspirasi untuk Shaggydog membuat karya. Koboi Kota mulanya merupakan single lepas (hasil jamming) yang belum pernah dirilis, kemudian Shaggydog merekam kembali bagian-bagiannya dan memasukkan lirik yang menggambarkan fenomena klitih tersebut.

Baca juga:

'ASYLUM', Musical Short Film dari Grup Band H.U.E

Teror Klitih Digambarkan Shaggydog lewat Lagu 'Koboi Kota'
Arwork lagu Koboi Kota Shaggydog. (Foto: DoggyHouse Records)

Lagu Koboi Kota dibuka dengan teriakan ala koboi yang dilanjut deretan lirik dari Heruwa. Penggalan lirik “..Mata memerah dan mulut yang bau naga. Memecah hening malam dan siap berperang, tak peduli siapapun pasti dilibas..” dengan tepat menggambarkan pelaku klitih yang bersiap menyerang korbannya secara acak.

Betotan bass Bandizt dan gebukan drum Yoyo yang tergesa seakan memacu adrenaline, terasa seperti sedang menghindar dari kejaran klitih. Sementara melodi gitar Richad dan Raymond yang menyeruak layaknya 'mesin meraung raung di tengah malam', menimpali pencetan tuts keyboard Lilik yang menghantui dan 'memecah hening malam'.

Penggambaran nuansa di Koboi Kota yang terasa mencekam ini mungkin berbanding terbalik dengan lagu Shaggydog yang biasanya bertema pesta. Namun, begitulah penggambaran klitih ala mereka. Single Koboi Kota akan dirilis pada 21 Oktober 2022 via Doggyhouse Records. (*)

Baca juga:

Cokelat Kembali Tampil Bersama di Synchronize Festival 2022

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia #Shaggydog
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
Lirik dan makna lagu Creep dari Radiohead sungguh menyayat hati. Lagu ini menceritakan kisah pergulatan batin akibat rasa rendah diri.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
ShowBiz
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
Duo Ruzan & Vita merilis video musi 'Rayuanmu', lagu bernuansa blues-pop yang terinspirasi kisah cinta mereka sejak masa SMA hingga 20 tahun bersama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
ShowBiz
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Tiga bassist Indonesia bergabung dalam BASS3. Mereka memperkenalkan single kedua berjudul 3WARNA.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
ShowBiz
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Lagu 'Titenono' merefleksikan karakter musik khas Denny Caknan yang memadukan bahasa lokal dan sentuhan pop modern.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
ShowBiz
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Ifan Seventeen memperkenalkan lagu terbaru '1001 Cara' dari album solo debut Resonance, menghadirkan nuansa nostalgia dengan pendekatan musik yang lebih dewasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
ShowBiz
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Lagu legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata' kembali hadir pada 2026 melalui kolaborasi Cakra Khan dan Chrisye.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
ShowBiz
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Burgerkill merilis single Kontinum yang menjadi simbol perlawanan. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Mitski mengumumkan tur dunia 'Nothing’s About to Happen to Me' 2026. Konser Jakarta digelar 18 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan. Tiket mulai dari Rp 900.000.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Lifestyle
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Kementerian Kebudayaan memperkenalkan Timurnesia sebagai genre musik baru Indonesia Timur untuk memperkuat identitas, ekosistem, dan pengakuan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
ShowBiz
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
GUNGS, proyek solo Raissa Faranda, merilis album debut 'Awal Masa' yang mengeksplorasi trauma, ingatan, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Bagikan