Teror Bom Panci, Yayat Cahdiyat Dikenal Warga Suka Bergaul

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 27 Februari 2017
Teror Bom Panci, Yayat Cahdiyat Dikenal Warga Suka Bergaul

Rumah terduga pelaku bom panci di Desa Cukang Genteng, Kabupaten Bandung (Foto MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tim Densus 88 menggeledah rumah kontrakan tersangka teroris Yayat Cahdiyat di Kampung Ciharashas, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, Senin (27/2). Dari dalam rumah panggung tersebut petugas mengamankan barang bukti dalam tiga kantong plastik putih.

Warga yang sempat terkejut dengan kedatangan puluhan petugas tersebut, tidak menyangka rumah panggung berdinding bambu milik Didih yang dikontrak tersangka enam bulan yang lalu, dijadikan tempat untuk merakit bom panci yang meledak di Kelurahan Cicendo, Bandung.

"Tidak tahu persis apa saja yang dibawa petugas, hanya yang jelas ada panci berukuran besar yang disimpan dalam satu kantong dan dua kantong besar lainnya," kata Didih, saksi mata sekaligus pemilik rumah kontrakan.

Dia dan warga sekitar tidak menyangka Yayat merupakan pelaku peledakan bom panci di Cicendo karena selama mengontrak di kampung tersebut, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan dari tersangka. Meskipun warga menilai sedikit aneh dengan anggota keluarga Yayat yang tinggal bersama di rumah kontrakan tersebut.

"Istrinya terutama, jarang sekali bergaul, termasuk ketiga anak-anaknya yang sebelumnya tinggal di Bandung bersama orang tua istrinya. Selama tinggal di sini, Yayat dengan warga cukup bergaul meskipun hanya sebatas menyapa karena dia sehari-hari berjualan aksesoris dan mainan anak-anak," katanya.

Bahkan, ungkap dia, sebelum terjadi ledakan bom di Bandung, dia sempat mendengar Yayat berangkat menggunakan sepeda motor sebelum adzan Subuh berkumandang.

"Sudah biasa dia pergi berjualan atau hendak ke Bandung, berangkat sebelum Subuh alasannya sepeda motornya yang sudah tua," katanya.

Didih menambahkan, satu hari sebelumnya, Yayat sempat berpamitan pada dirinya karena hendak ke Bandung esok hari (Senin), untuk mengunjungi ibu mertuanya yang sedang sakit.

Pada hari itu, dia masih sempat melihat istri dan anak bungsu Yayat di dalam rumah, namun dia tidak bisa memastikan apakah istri dan anaknya ikut pergi.

Kapolres Cianjur, AKBP Arief Budiman mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan, Mabes Polri, Jihandak Polda Jabar dan Densus 88 melakukan pengembangan atas peledakan bom panci di Cicendo, Bandung. Petugas mendapatkan keterangan rumah kontrakan tersangka di Cianjur.

"Kami bersama tim melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersangka di Kampung Ciharashas, Cilaku. Tim mengumpulkan sejumlah barang bukti dari dalam rumah sebanyak tiga kantong plastik besar. Selanjutnya barang bukti dibawa ke Mabes Polri sebagai barang bukti," katanya.

Sumber: ANTARA

#Bom Panci #Teror Bom #Bandung #Teroris #Yayat Cahdiyat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Gebrakan Kapolres Baru Bandung Bentuk Satgas Suporter Persib. Apa Tugasnya?
Tugas utama Satgas nantinya mengajak Bobotoh bereformasi memberi dukungan ke Persib dengan meninggalkan cara-cara lama yang bisa memicu gesekan dengan suporter klub lain
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Gebrakan Kapolres Baru Bandung Bentuk Satgas Suporter Persib. Apa Tugasnya?
Indonesia
Bandara Husein Bandung Kembali Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Farhan menyebut beberapa maskapai yang telah berkomunikasi antara lain TransNusa, Lion Group, dan Scoot.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Bandara Husein Bandung Kembali  Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Olahraga
Pocari Sweat Run Bandung 2026 Jadi Kado HUT Ke-216 Kota Kembang, Sukses Gandeng Pemangku Kepentingan
Selain menyehatkan warga, Pocari Sweat Run yang menghadirkan 16.000 pelari membawa dampak ekonomi nyata bagi UMKM dan sektor pariwisata.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Pocari Sweat Run Bandung 2026 Jadi Kado HUT Ke-216 Kota Kembang, Sukses Gandeng Pemangku Kepentingan
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Indonesia
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Puluhan gempa swarm guncang Pangalengan, Bandung sejak kemarin picu kepanikan. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Indonesia
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Fenomena suara dentuman yang sempat menghebohkan warga Bandung Raya pada Sabtu (5/9) dini hari ternyata memunculkan perbedaan analisis antara dua lembaga negara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dari Bandung tidak perlu untuk ke Jakarta untuk bisa terbang menggunakan pesawat ke kota-kota besar lain.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dunia
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
: Pemkot Bandung menyegel videotron Padel Six Nine karena belum berizin dan terkait penebangan 10 pohon. Pihak pengelola wajib menanam 100 pohon pengganti serta membayar denda Rp100 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
Bagikan