Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Merawat Ingat

Teror Bom Kampung Melayu Jelang Ramadan 2017

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Selasa, 24 Mei 2022
Teror Bom Kampung Melayu Jelang Ramadan 2017

Teror bom Kampung Melayu (FOTO: BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JELANG Ramadan tahun 2017, Jakarta "disambut" dengan tragedi: bom. Bom meledak di Halte Trans Jakarta Kampung Melayu pada 24 Mei 2017. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 21.00. Salah satu saksi mata menyangka bahwa bunyi ledakan itu berasal dari bunyi ban pecah.

"Saya pikir ban pecah karena suaranya enggak terlalu kencang" ucap salah seorang saksi mata bernama Yuce kepada merahputih,com.

Namun, Yuce kaget saat melihat orang-orang di Halte Busway berhamburan. Mereka loncat dari halte yang cukup tinggi. Tidak hanya itu, alangkah terkejutnya ia melihat ada mahasiswa yang bajunya berlumuran darah. "Pas saya tanya kata dia, ada bom."

Selang lima menit kemudian terjadi ledakan yang kedua. Kali ini ledakan jauh lebih kencang. "Ledakan yang kedua kenceng banget saya pikir gempa karena atap warung saya sampai rontok. Saya sampai nangis panik," terang penjaga warung yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian tersebut.

Baca Juga:

Suharto Lengser!

ledakan bom kp melayu

Ledakan bom kampung Melayu (Foto: Tangkapan Layar)

Sementara seorang saksi mata yang berada di RS Premier Jatinegara mengaku bahwa ia mendengar ledakan yang kedua dari rumah sakit. "Suara ledakan kedua kenceng banget kedengaran sampai RS Premier," ujar salah satu pejalan kaki yang melintas di lokasi kejadian.

Dugaan teror bom tidak terjadi secara tiba-tiba. Sebab, Yuce yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mengaku bahwa ia melihat sejumlah polisi sudan berpatroli pada siang hari. "Enggak biasa-biasanya polisi siang ke sini, biasanya jaga di pos doang" terangnya.

Sejumlah polisi mengevakuasi korban pasca ledakan pertama. Namun, dua orang polisi menjadi korban saat ledakan kedua terjadi. "Pas polisi lagi menolong korban, ada ledakan lagi. Bagian dada polisi hancur," ucap salah satu warga.

Pukul 21.30 para polisi datang untuk mesterilkan lokasi. (avia)

Baca Juga:

Jalur Sepeda Pertama Kali Diresmikan

#Merawat Ingat #Kampung Melayu #Teror Bom #Bom Bunuh Diri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan