Tenyata Norwegia yang Menjadi Kiblat Jokowi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 19 Desember 2017
Tenyata Norwegia yang Menjadi Kiblat Jokowi

Presiden Jokowi saat pertemuan bilateral dengan PM Norwegia Erna Solberg di Hamburg Messe, Jerman. (Humas/Edi/setkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo berharap semangat dan pola pengembangan hutan di Indonesia bisa dilakukan seperti yang berlangsung di Norwegia. Jokowi pun ingin, pengembangan hutan di Indonesia berkiblat pada Norwegia.

"Di Norwegia kandungan tambangnya gede sekali, tetapi di sana yang dikembangkan justru hutannya dan dari situlah mereka memeroleh income per kapita yang sangat tinggi," kata Jokowi saat mengunjungi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (19/12), seperti dilansir Antara.

Meski Norwegia memiliki keterbatasan lahan, namun kata Jokowi, justru negara yang terletak di semenanjung Skandinavia itu mampu menjadi negara yang kaya hanya dari hasil kehutanan saja.

"Kenapa mereka bisa jadi negara kaya hanya dari hasil hutan saja?" kata Jokowi.

Menurut Jokowi, Norwegia bisa berhasil mengembangkan hutan karena pengelolaan mulai hulu sampai hilir dikerjakan sangat mendetail mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga manajemen produkainya.

"Dikerjakan dengan manajemen yang sangat mendetail sekali. Ini yang tidak kita lakukan," kata dia.

Sementara di Indonesia, Presiden mengakui hingga saat ini justru masih banyak lahan-lahan subur yang terlantar. "Banyak sekali lahan terlantar mulai dari Pulau Rote sampai Miangas. Terlalu banyak lahan yang terlantar dan tidak terurus," ujarnya.

Padahal, kata dia, selama ini negara telah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah khusus untuk pengembangan hutan. "Hasilnya apa, tunjukkan pada saya hutan yang jadi," ujarnya.

Namun, dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi keberhasilan UGM mengembangkan hutan konservasi Wanagama seluas 112 hektare di Gunung Kidul. (*)

#Presiden Jokowi #Lingkungan Hidup Dan Kehutanan #Norwegia
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Irak vs Norwegia: Ujian Berat Singa Mesopotamia Hadapi Ketajaman Haaland
Prediksi Iraq vs Norwegia pada laga Grup I Piala Dunia 2026. Simak head to head, performa tim, prediksi susunan pemain, statistik, dan skor akhir pertandingan.
ImanK - Selasa, 16 Juni 2026
Prediksi Irak vs Norwegia: Ujian Berat Singa Mesopotamia Hadapi Ketajaman Haaland
Olahraga
Norwegia vs Swedia 3-1: Tanpa Haaland, Larsen Menggila Jelang Piala Dunia 2026
Papan skor tetap menunjukkan angka 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Norwegia vs Swedia 3-1: Tanpa Haaland, Larsen Menggila Jelang Piala Dunia 2026
Fun
Fjord Sukses di Festival Cannes Sabet Penghargaan Palme d'Or, Sinopsisnya Bikin Merinding
Film besutan rumah produksi Neon berjudul 'Fjord' sukses mencuri perhatian saat diputar di ajang Cannes Film Festival 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Fjord Sukses di Festival Cannes Sabet Penghargaan Palme d'Or, Sinopsisnya Bikin Merinding
Indonesia
Tak Semua Orang Bisa Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Kali Ciliwung, Arief Kamarudin Ingatkan Bahayanya
Aktivis lingkungan, Arief Kamarudin mengatakan ia tidak pernah menganjurkan masyarakat untuk langsung turun tangan menangkap ikan sapu-sapu di perairan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Tak Semua Orang Bisa Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Kali Ciliwung, Arief Kamarudin Ingatkan Bahayanya
Dunia
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Norwegia negara terbaru yang berupaya melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Lifestyle
Arief Kamarudin Kisahkan Kali Ciliwung, Sungai yang Menghidupi kini Penuh Sampah, Limbah, dan Invasi Ikan Sapu-Sapu
Arief bukanlah pengamat. Ia saksi hidup yang tumbuh bersama Ciliwung.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Arief Kamarudin Kisahkan Kali Ciliwung, Sungai yang Menghidupi kini Penuh Sampah, Limbah, dan Invasi Ikan Sapu-Sapu
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Olahraga
Italia Keok di Kandang, Norwegia Lolos Piala Dunia Setelah 28 Tahun dapat Ucapan Selamat dari FIFA
Norwegia tampil luar biasa berhasil bangkit meraih kemenangan setelah sempat tertinggal di babak pertama.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Italia Keok di Kandang, Norwegia Lolos Piala Dunia Setelah 28 Tahun dapat Ucapan Selamat dari FIFA
Bagikan