Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Terkait Gelar Ulama untuk Dirinya, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 September 2018
Terkait Gelar Ulama untuk Dirinya, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Sandiaga Uno berkunjung ke kediamaan Gus Dur, di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dalam sepekan belakangan khalayak ramai terlibat polemik terkait gelar ulama yang disematkan kepada cawapres Sandiaga Uno. Adalah politisi PKS Hidayat Nur Wahid yang memulai keriuhan dengan menyatakan bahwa dalam artian tertentu, Sandi layak diberi ulama.

Kontan saja pernyataan Hidayat Nur Wahid yang juga Wakil Ketua MPR itu menimbulkan pro dan kontra. Kalangan tradisional mempertanyakan dasar keahlian yang miliki Sandiaga Uno sehingga mendapat gelar ulama. Tak ingin gelar ulamanya berlarut-larut menjadi kontroversi, Sandiaga Uno buka suara.

Pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu meminta masyarakat untuk tidak terombang-ambing dengan definisi ulama yang dikaitkan terhadap dirinya.

"Jadi sekali lagi saya minta masyarakat tak terombang-ambing terhadap definisi," kata Sandiaga di Jakarta Pusat, Kamis (20/9) kemarin.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. (MP/John Abimanyu)

Terkait anggota Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyebut Sandiaga sebagai ulama, karena sebagai seseorang yang memiliki keahlian khusus.

"Tapi kalau ulama yang dimaksud pak Hidayat itu adalah orang yang memiliki keilmuan pengetahuan di bidang tertentu, mungkin saya punya pengetahuan di bidang tertentu," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Sandi memiliki pengetahuan di bidang entrepreneurship di bidang ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Kalau ulama dalam pandangan Sandiaga itu mengajar di pesantren mengajar mengaji dia tidak termasuk.

"Jadi saya menghimbau masyarakat ingin menilai seperti apa, tapi inilah keseharian saya, saya nggak bisa menilai diri saya sendiri," kata Cawapres yang didukung partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat itu sebagaimana dilansir Antara.

"Tapi rekam jejak saya jelas, pernah di profesional, dan saya di PHK terus saya berwirausaha lalu saya masuk Gerindra dan saya di PHK lagi," tandas Sandiaga Uno.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Yenny Wahid Masuk Dalam 12 Nama Timses Prabowo-Sandiaga yang Didaftarkan ke KPU

#Pilpres 2019 #Sandiaga Uno #Ulama #Hidayat Nur Wahid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cuma Ada 5.000 Slot Parkir di Acara Haul Akbar Ulama Betawi 2026 Monas, Mending Naik Transum!
Dishub DKI Jakarta melarang parkir di bahu jalan saat Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monas. Disediakan 1.840 slot mobil dan 3.180 motor, serta imbauan gunakan Transjakarta.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Cuma Ada 5.000 Slot Parkir di Acara Haul Akbar Ulama Betawi 2026 Monas, Mending Naik Transum!
Indonesia
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Kasus gagal berangkat umrah yang menimpa ribuan calon jamaah Hanania Travel kembali menambah daftar panjang persoalan penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Lifestyle
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Dua amalan ini sangat dianjurkan saat menyambut Ramadan. Hal itu menjadi kesiapan spritiual yang matang.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta negara anggota OKI di Timur Tengah waspada terhadap operasi false flag yang berpotensi memicu konflik dengan Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran
Indonesia
Presiden Prabowo Didorong Manfaatkan Kedekatan dengan Donald Trump untuk Redam Konflik
Hidayat Nur Wahid menilai keinginan Prabowo untuk berperan sebagai mediator patut diapresiasi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Presiden Prabowo Didorong Manfaatkan Kedekatan dengan Donald Trump untuk Redam Konflik
Lifestyle
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Apakah obat tetes mata membatalkan puasa? Simak penjelasan ulama fikih dan dalilnya. Mayoritas ulama sebut: tidak membatalkan puasa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Indonesia
DPR Endus Bahaya Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Industri Halal Nasional Berpotensi Gulung Tikar Massal
Hidayat memaparkan bahwa keunggulan produk kosmetik dan farmasi halal Indonesia akan tergerus oleh serbuan produk serupa dari Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
DPR Endus Bahaya Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Industri Halal Nasional Berpotensi Gulung Tikar Massal
Indonesia
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyoroti partisipasi Indonesia di Board of Peace. Ia mengingatkan amanat UUD 1945 soal Palestina.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Indonesia
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Ia menyebut, di dalam kelompok yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut, ada keterlibatan Israel.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Indonesia
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
KPAI menilai tindakan pendakwah berinisial E tersebut telah melanggar prinsip perlindungan anak, norma sosial, dan norma agama.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 November 2025
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
Bagikan