Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terkait Bom ITC Depok Polisi Minta Maaf kepada Masyarakat, Ini Alasannya

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Selasa, 04 Juli 2017
Terkait Bom ITC Depok Polisi Minta Maaf kepada Masyarakat, Ini Alasannya

Kasubag Humas Polresta Depok AKP Rahmaningtyas memperlihatkan tas diduga berisi bom di Mapolresta Depok, Senin (3/7). (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Polresta Depok melalui Kasubag Humas AKP Rahmaningtyas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Rahmaningtyas berkaitan dengan penutupan jalan sementara sehingga sedikit mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

"Terkait kejadian tadi (dugaan bom di ITC Depok), kami mohon maaf karena harus menutup jalan sehingga mengganggu perjalanan. Hal tersebut dikarenakan SOP yang berlaku dan demi keamanan masyarakat," kata Rahmaningtyas kepada awak media di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Senin (3/7).

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk tidak takut dan panik terhadap hal apa pun karena Polri akan selalu ada untuk masyarakat serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.

"Kami akan selalu ada untuk masyarakat. Kami akan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat," katanya.

Melalui Rahma, pihak Polresta Depok juga mengucapkan terima kasih atas peran aktifnya dalam menjaga keamanan serta kenyamanan Kota Depok.

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Depok yang sudah proaktif dan tanggap segera melaporkan ke Polresta Depok melalui aplikasi Panic Button," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah tas hitam mencurigakan di depan ITC Depok sempat menggegerkan masyarakat.

Tas mencurigakan tersebut, awalnya diduga adalah bom. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Gegana Mabes Polri ternyata hanya beberapa lembar pakaian.

Sampai berita ini diturunkan, lokasi ITC telah aman dan kembali normal seperti sedia kala. Sedangkan saksi masih dalam pemeriksaan oleh Polresta Depok. (Ard)

Baca juga berita lain terkait teror bom di ITC Depok di:Saksi: Pemilik Tas Sempat Bersalaman dengan Para Penumpang Angkot

#Teror Bom #ITC Depok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan