Saksi: Pemilik Tas Sempat Bersalaman dengan Para Penumpang Angkot

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 03 Juli 2017
Saksi: Pemilik Tas Sempat Bersalaman dengan Para Penumpang Angkot

Kasubag Humas Polresta Depok AKP Rahmaningtyas memperlihatkan tas diduga berisi bom di Mapolresta Depok, Senin (3/7). (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Salah seorang saksi mata penemuan tas diduga bom, Adi Syahputra Tambunan (30) mengatakan bahwa sebelum meletakkan kedua tas hitam di depan ITC Depok, para pemilik sempat bersalam-salaman dengan beberapa penumpang angkutan umum yang diberhentikannya.

"Kronologisnya begini kalau menurut saksi, para pemilik tas sempat memberhentikan angkutan umum, kemudian meletakkan tas di atas mobil angkot tersebut dan bersalam-salaman dengan para penumpang," kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Rahmaningtyas kepada para awak media di Mapoleesta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Senin (3/7).

Kemudian, kata Rahma, setelah bersalam-salaman, kedua pemilik tas tersebut turun lagi dari angkot dan mengambil kedua tas tersebut dari atas mobil.

"Setelah itu, dia menaruh tas tersebut di pinggir jalan dan kemudian pergi," katanya.

Melihat hal tersebut, Rahma menjelaskan bahwa warga yang curiga dengan keberadaan tas tersebut langsung menekan tombol panic button Polresta Depok.

Tak lama berselang, beberapa anggota langsung menuju TKP untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Seperti diketahui, sebuah tas hitam mencurigakan di depan ITC Depok sempat menggegerkan masyarakat.

Tas mencurigakan itu ditemukan sekira pukul 10.00 WIB. Selidik punya selidik, menurut dugaan sementara polisi, tas tersebut milik pemudik. Tas itu berisi pakaian dan beberapa kertas catatan.

Atas kejadian tersebut, Polresta Depok bersama Tim Gegana dari Mabes Polri langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dan sampai berita ini diturunkan, lokasi ITC telah aman dan kembali normal seperti sedia kala. Sedangkan saksi, masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Polresta Depok.

Berita lain terkait geger tas diduga bom di ITC Depok dalam artikel: Pemilik Tas Mencurigakan Di Depok Belum Diperiksa

#Depok #Bom ITC Depok #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Danau Cinere Mengering, Dasar Danau Dikeruk untuk Menambah Kedalaman
Indonesia
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Pemindahan tersebut juga menjadi peringatan bagi narapidana agar tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Indonesia
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan pihaknya telah mengambil langkah hukum terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Bagikan