Terima Surat Panggilan DPP PDIP, FX Rudy: Saya Tidak Takut

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 25 Oktober 2022
Terima Surat Panggilan DPP PDIP, FX Rudy: Saya Tidak Takut

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku telah menerima surat panggilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Surat panggilan itu diterima setelah beberapa hari sebelumnya menyatakan dukungan Ganjar Pranowo maju sebagai capres 2024.

Rudy, sapaan akrabnya, mengaku surat panggilan DPP PDIP itu diterimanya pada Selasa (24/10). Surat itu berisikan undangan dengan agenda konsolidasi organisasi internal partai.

"Undangan saya terima semalam lewat pesan singkat WhatsApp. Undangan itu pukul 11.00 WIB sampai selesai," kata Rudy, Rabu (25/10).

Baca Juga:

FX Rudy Harap Ganjar Dapat Rekomendasi dari Megawati sebagai Capres

Untuk lokasi undangan, lanjut dia, di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro No 58, Menteng, Jakarta Pusat. Ia pun diminta datang memakai seragam partai merah PDIP. Acara pertemuan tatap muka patuhi prokes.

"Saya mau berangkat ke Jakarta nanti sore. Saya tidak takut dapat panggilan karena punya prinsip dan komitmen. Tanda tangan undangan Ketua DPP PDIP Sukur Nababan dan Sekjen DPP Hasto Kristiyanto. Pokoknya diundang budal, tidak takut," kata Rudy.

Ia mengatakan, semua kader partai kalau ditanya untuk kepentingan bangsa dan negara, hal yang lebih besar itu lebih diutamakan. Artinya, jika Ganjar ditanya siap nyapres, tidak ada kata tidak bagi kader PDIP.

"Apabila ditugaskan partai harus siap.
Tidak ada capres independen juga di pemilu. Sehingga menurut saya Pak Ganjar tidak salah. Untuk menjawab jika ditugasi partai, ya siap," tegas dia.

Baca Juga:

PDIP Panggil FX Rudy Buntut Dukung Ganjar Capres

Rudy menegaskan, pihaknya sendiri punya prinsip dan sikap dan komitmen terhadap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia pun meminta pada pada pihak terkait agar jangan langsung memvonis yang negatif dulu pada Ganjar.

"Sosok Ketum adalah negarawan yang arif dan bijaksana sehingga dalam hal memutuskan sesuatu itu lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dibandingkan kepentingan pribadi keluarga dan kelompok," kata dia.

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk datang memenuhi panggilan DPP pada Rabu besok. Rudy menegaskan siap jika pernyataannya bakal berbuntut pada sanksi disiplin dari partai.

"Sebagai kader partai ini adanya cuma reward dan punishment. Saya sudah siap 4D. Siap dibuang, siap dibunuh karakternya, siap dibui dan siap di-bully," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

PDIP Disiplinkan Dewan Kolonel dan FX Rudy

#FX Hadi Rudyatmo #Ganjar Pranowo #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Bagikan