Terima Kunjungan Dubes Prancis, Pramono Sebut Ada Potensi Kerja Sama MRT dan LRT

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 11 April 2025
Terima Kunjungan Dubes Prancis, Pramono Sebut Ada Potensi Kerja Sama MRT dan LRT

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone. (foto: dokumen Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, di Ruang Tamu Gubernur, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/4).

Dalam kesempatan tersebut, Pramono membahas sejumlah potensi kerja sama antara Kedutaan Besar Prancis dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Pemprov DKI Jakarta mendukung berbagai kegiatan pengembangan seni dan budaya di Jakarta, termasuk beragam festival yang rutin diselenggarakan oleh Institut Français d’Indonésie (IFI)," kata Pramono.

Baca juga:

Gubernur Pramono Berikan Keringanan Pajak 60 Persen untuk Tonton Pertandingan Persija

Pramono melanjutkan, Jakarta dan Paris telah menjalin hubungan sister city sejak September 1985, yang mencakup berbagai bidang seperti penataan kota, lingkungan hidup, administrasi kota, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, pendidikan, dan olahraga.

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana IFI dalam penyelenggaraan Fête de la Musique (Hari Musik Nasional Prancis) pada Juni 2025 di kawasan Kota Tua Jakarta.

"Untuk proyek transportasi berkelanjutan, terdapat potensi kerja sama dalam pembangunan MRT, LRT, dan sistem bike sharing. Prancis memiliki perusahaan seperti Thales dan Engie yang terlibat dalam teknologi kota pintar, termasuk sistem transportasi cerdas dan manajemen energi," imbuhnya.

Baca juga:

Dukung BNN Berantas Narkoba di Jakarta, Pramono Bakal Siapkan Tempat Rehabilitasi

Pertemuan tersebut juga membahas kerja sama dalam pengendalian banjir melalui perusahaan asal Prancis seperti Suez dan Veolia yang ahli di bidang manajemen air dan limbah. Gubernur Pramono berharap kerja sama ini dapat diterapkan dalam proyek normalisasi sungai dan sistem drainase di Jakarta.

"Kami juga berbagi pengetahuan terkait upaya pengurangan polusi udara dan pengembangan taman kota. Harapannya, Jakarta dapat kembali berpartisipasi dalam acara internasional di Prancis, dengan mengirimkan UKM binaan Jakpreneur serta menjalin kerja sama dalam pengembangan industri fesyen melalui platform Indonesia French Fashion (PINTU) Incubator," ucapnya. (Asp)

#Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta #Paris #Prancis #MRT Jakarta #LRT Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Bank Jakarta IPO tahun depan. Siap jalankan sejumlah strategi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Indonesia
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Indonesia
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji memperbaiki jalan-jalan berlupang, termasuk di Gatot Subroto, setelah cuaca ekstrem berakhir pada 27 Januari 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir setinggi 30 sentimeter genangi di Jalan Panjang, Kawasan Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Sebagai upaya menekan kemacetan di Jakarta, Pramono pun mengerahkan seluruh jajarannya untuk bersama-sama menangani hal itu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Bagikan