Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terbongkar, Modus Garong Rumah Berkedok Karyawan PLN dan PDAM!

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 13 Februari 2020
Terbongkar, Modus Garong Rumah Berkedok Karyawan PLN dan PDAM!

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menunjukkan barang bukti kejahatan petugas PLN Palsu (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi menangkap 4 orang sindikat pencurian rumah berkedok sebagai petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) berinisial J, S, M, RA.

"Pelaku kejahatan ini modusnya mereka menjadi pekerja PLN atau PDAM. Modus dia berpura pura jadi pegawai kemudian gedor pintu hingga korban keluar rumah," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di rumah salah satu korban, Kampung Bali 1, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Uang yang mereka ambil mencapai Rp 10 Juta dan beberapa uang Ringgit Malaysia. Modusnya, setelah korban keluar, pelaku langsung mengajak ngobrol hingga korban seakan terperdaya. Biasanya yang disasar adalah ibu-ibu.

"Salah satu pelaku masuk ke dalam ruang utama. Mereka bobol lemari atau tempat penyimpanan harta. Kejadian cepat sekali paling lama 5 menit lalu pergi," jelas Heru.

Baca Juga:

Mensos Beri Santunan untuk Keluarga Korban Banjir Cipinang Melayu

Para pelaku, melakukan secara berkelompok. Ada yang menunggu di depan sambil menunggangi motor dan mengalihan perhatian dengan cara mengukur listrik hingga perhatian korban terpecah.

"Nah ada pelaku yang bertugas mencari benda berharga dengan cara mencongkel. Dia ada beberapa alat yang digunakan seperti obeng untuk congkel lemari dan pintu," kata Heru Novianto.

Para pelaku juga melengkapi dirinya dengan senjata tajam. Mereka tak segan melukai korban jika melawan.

Heru menilai, pengakuan pelaku asal Makasar ini yang sudah beraksi lima tahun ini kerap melakukan pencurian serupa di beberapa lokasi.

"Seperti di Kampung Bali, Jalan Kartini, di wilayah Tangerang, Jakarta Timur dan Jaksel ada tiga lokasi," ungkap Heru.

Para pelaku kerap melakukan survei dan mencari korban yang terlihat lengah. "Mental dia untuk mencuri luar biasa sehingga korban tak sadar jadi korban," jelas Heru.

Ternyata, salah satu pelaku J tinggal di Apartemen di kawasan Kemayoran. Ia diduga bisa tinggal di sana dari hasil uang pencurian lantaran para pelaku semuanya menganggur.

"Pelaku tinggal di sana dengan keamanan yang cukup ketat. Tak bisa sembarangan bisa menemuinya. Kalau mau anter makan harus satpam di bawah yang ambil," jelas Heru.

Salah satu korban petugas PLN Palsu (MP/Kanugraha)

Selama 4 tahun terakhir pelaku bisa lolos karena menghindari CCTV. "Mereka sebelumnya survei ada CCTV atau engga kalau ada CCTV dia enggak akan mau. Modus lama tapi masyarakat enggan untuk melapor jadi tak terungkap," jelas Heru.

Heru meminta warga agar jangan mudah percaya kepada siapapun yang datang atau yang mengaku dari instansi baik dari petugas PLN atau PDAM.

"Kepada masyarakat enggak usah dibuka pintu, atau cukup dari pager (tanya) surat tugas, kalau enggak ada enggak usah dibuka," imbuh Heru.

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Pusat AKP Yuan Irsyadi mengatakan, para pelaku membagi keuntungannya secara merata. "Paling besar ketua kelompok si J. Kalau dapatnya Rp 10 juta ya dibagi-bagi," jelas Yuan.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP. "Ancaman hukuman 7 tahun penjara," kata Susatyo.

Sementara, anak sang pemilik rumah, Iqbal (65) mengaku tak menyangka ada kejadian pencurian di rumah sang ibu yang sudah berusia 90 tahun ini.

Baca Juga:

Meski Banjir, Hakim PN Jakarta Pusat ini Tetap Ngantor Gunakan Kolor

Pasalnya, peristiwa tersebut terjadi akhir Desember 2019 lalu ketika hari Minggu pagi. "Pada hari Minggu pagi ibu saya tinggal sendiri tapi tiap hari ada anaknya yang nemenin," kata Iqbal.

Iqbal berterima kasih dengan pihak kepolisian yang berhasil menangkap para pelaku. Ia hanya berharap semua pelaku dihukum tegas.

"Kamk terima kasih kepada Polres Metro Jakarta Pusat. Mudah-mudahan kejadian di rumah kami enggak terjadi di tempat lain karena modusnya memang ngaku sebagau petugas PLN dan mencari rumah kosong atau yang enggak ada isinya," jelas Iqbal. (Knu)

#PLN #Perampok #Perampokan Konyol #Perampok Bau Kotoran Orang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Korupsi PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Rp 38,8 Miliar
Kortastipidkor Polri mengungkap dugaan korupsi pembiayaan invoice financing PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara capai Rp 38,8 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Korupsi PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Rp 38,8 Miliar
Indonesia
Biar Pelaku Usaha Tenang, Pemerintah Tahan Kenaikkan Tarif Listrik di Juli –September
Selain mempertahankan tarif bagi pelanggan nonsubsidi, pemerintah juga memastikan tarif listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi tetap tidak mengalami perubahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Biar Pelaku Usaha Tenang, Pemerintah Tahan Kenaikkan Tarif Listrik di Juli –September
Indonesia
Buntut Pemadaman Listrik, Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Mulai Tahun 2018
Hingga saat ini, total sudah ada 16 saksi yang diperiksa. Untuk langkah selanjutnya, penyidik akan memeriksa saksi-saksi, meminta keterangan ahli, hingga melakukan penyitaan barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Buntut Pemadaman Listrik, Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Mulai Tahun 2018
Indonesia
Biar Nikmati Listrik, Desa Terpencil Bakal Dipasang Mini Grid Berbasis Energi Setempat
Pemerintah menyiapkan tiga strategi jitu untuk memperluas akses listrik hingga ke desa-desa terpencil.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Biar Nikmati Listrik, Desa Terpencil Bakal Dipasang Mini Grid Berbasis Energi Setempat
Indonesia
Listrik Mati Bergilir Pulau Jawa Terakhir 21 Juni, Dirut PLN Janji Tak Akan Terjadi Lagi
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan pemadaman bergilir di Jawa berakhir sejak 21 Juni 2026. Penguatan pasokan batubara dan tambahan kapasitas listrik menjadikan sistem lebih andal.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Listrik Mati Bergilir Pulau Jawa Terakhir 21 Juni, Dirut PLN Janji Tak Akan Terjadi Lagi
Berita
Kemendag Respons Kompensasi Pemadaman Listrik PLN, Masih Tunggu Hasil Investigasi
Kemendag merespons soal kompensasi pemadaman listrik PLN. Namun, hal itu masih menunggu hasil investigasi Bareskrim Polri.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Kemendag Respons Kompensasi Pemadaman Listrik PLN, Masih Tunggu Hasil Investigasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi resmi soal kabar mengenai pemadaman listrik total selama tiga hari di Pulau Jawa dan Bali
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
Indonesia
DPR Sebut Insiden Mati Listrik di Sejumlah Wilayah Bukti Infrastruktur Indonesia belum Siap
Insiden ini menandakan kesiapsiagaan Indonesia belum cukup untuk memastikan bahwa pasokan listrik itu terjamin.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Sebut Insiden Mati Listrik di Sejumlah Wilayah Bukti Infrastruktur Indonesia belum Siap
Indonesia
DPR Kritik Sistem Komunikasi PLN Buntut Listrik Padam Bergilir di Jawa
Rivqy menyoroti ketidaksinkronan informasi dari pihak PLN mengenai penyebab utama pemadaman listrik bergilir ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Kritik Sistem Komunikasi PLN Buntut Listrik Padam Bergilir di Jawa
Indonesia
Listrik Padam Bergilir, Pengusaha Senang Pemerintah Bakal Ubah Harga DMO Batu Barat Buat PLN
Penyesuaian harga itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO), yang saat ini ditetapkan sebesar 70 dolar AS per ton bagi PLN.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Listrik Padam Bergilir, Pengusaha Senang Pemerintah Bakal Ubah Harga DMO Batu Barat Buat PLN
Bagikan